#melayang {position:fixed;_position:absolute;bottom:30px; left:0px;clip:inherit;_top:expression(document.documentElement.scrollTop+document.documentElement.clientHeight-this.clientHeight); _left:expression(document.documentElement.scrollLeft+ document.documentElement.clientWidth - offsetWidth); }

Senin, 16 September 2013

pendidikan kethariqahan

 pendidikan kethariqahan


peran guru mursyid ialah naibur rasul...
barang siapa yang menertawakan apa yang dinyatakan oleh beliau mursyid bagaikan menertawakan rosulullah...
jadi seandainya guru mursyid memerintah para ketua ataupun tangan kananya untuk menyampaikan instruksinya dengan penyampaian yang salah karna semisal terkendala tidak menguasai bahasa, maka itu artinya sama dengan menertawakan rosulullah dalam perumpamaanya ketika beliau menerima surat al-'alaq pada ayat iqra' yang beliau tirukan dari yang diajarkan malaikat jibril, karna beliau menjawabnya " ما انا بالقارئ " yang artinya aku tidak bisa membaca, dan seandainya ini ditertawakan berarti sama dengan menertawakan allah karna beliau rasulullah,.....
walaupun agak beda sedikit....
karna instruksi guru mursyid laksana sabda rasul.....

dan apa yang telah diinstruksikan beliau mursyid kita tidak melaksanakan akan tetapi melaksanakan yang lain, ini bagaikan apa yang tidak disabdakan atau ditetapkan nabi yang kemudian malah melakukan tindakan yang sering disebut bid'ah,....
cuma istilahnya santri mbalelo / mbegeddudh dinisbatkan pada beliau guru mursyid,...
camkan itu,.....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar