#melayang {position:fixed;_position:absolute;bottom:30px; left:0px;clip:inherit;_top:expression(document.documentElement.scrollTop+document.documentElement.clientHeight-this.clientHeight); _left:expression(document.documentElement.scrollLeft+ document.documentElement.clientWidth - offsetWidth); }
Tampilkan postingan dengan label blogger.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label blogger.. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 September 2013

Al-Khikmah

apakah ilmu hikmah itu,.....?!


yuk kita masuk tuk pelajarinya,....."

belajar bareng yaa,....?!
niatnya berbagi saja,....

وقال العلامة الأمير : الحِكَم جمع حكمة وهي العلم النافع وليس ذلك إلا علم الشريعة الشامل للفقه والتوحيد والتصوف لكن لما كان علم التصوف هو العلم الباحث عن تهذيب النفس وتصفيتها من الصفات المذمومة والتنبيه على ما يعرض للعبادات والمعاملات من الآفات المهلكة كالكِبْر والرياء والعجب وتعريف الطرق المخلصة من ذلك كان أنفع العلوم فخص باسم الحكم

Al-khikam IALAH KATA JAMA' dari kalimat tunggal ( Mufrad ) khikmah, ialah Ilmu yang bermanfaat dan bukan itu saja melainkan 'Ilmu Syari'at yang didalamnya memuat ilmu fiqh, taukhid dan tashawwuf bahkan ketika ilmu tashawwuf yaitu ilmu yang membahas tentang membersihkan jiwa serta membahas tentang perihal menjernihan jiwa dari sifat-sifat tercela dan mengingatkan pada sesuatu yang dapat menghalangi pada beberapa bentuk ibadah dan beberapa mu'amalah dari beberapa bahaya yang dapat merusaknya semisal Al-kibr ( sombong ), Al-Riya' ( memamerkan / menampak-nampakkan ), Al-'Ujb ( bangga diri ), dan membahas definisi beberapa jalan ( thoriqah / metode ) yang murni / bersih dari itu semua, maka ilmu tashawwuf menjadi lebih utama dari beberapa ilmu yang lain, maka dari itulah ilmu ini dispesifikasikan dengan satuan nama Al-Khikam,...

Senin, 28 Januari 2013

HIKMAH

 TANDA KEMATIAN JIWA
 pesan Syeh Ibnu 'Athoillah As-Sakandary dari untaian mutiara hikmah kitab alhikamnya :

من غلامة موت القلب عدم الحزن غلى ما فاتك من الموافقات وترك الندم على ما فعلته من وجود الزلات
sebagian dari tanda matinya hati bagi seorang murid ( istilah sufi ) ialah tidak adanya rasa sedih jika telah kehilangan kesempatan untuk melakukan taat kepada allah, tidak juga menyesal atas perbuatan ( kelalaian ) yang telah dilakukanya. 
 










keterangan diatas memberikan satu asumsi pemahaman bahwa, ketika hati telah terselimuti rasa keimanan yang kuat, maka tak kan ada satupun dari kalangan hamba yang tercatat sebagai mukmin untuk tidak bersedih ketika telah kehilangan kesempatan untuk melakukan taat kepada allah, dan pastinya akan ada penyesalan ketika ia telah melakukan kelalaian.

akan tetapi perlu di ingat bahwa " di sini tiada penyesalan, yang ada hanyalah berusaha memperbaiki apa yang kurang dari kedudukan kita selaku hamba" 
subhaanallah...
yaa rabb...
tunjukkanlah kami jalan yang engkau ridloi...
serta tuntunlah kami menuju kemaha sucianmu....
اللهم افتح لي بفتوح العارفين

 من تراب اقدامكم
by : Rooney El-Battaty