#melayang {position:fixed;_position:absolute;bottom:30px; left:0px;clip:inherit;_top:expression(document.documentElement.scrollTop+document.documentElement.clientHeight-this.clientHeight); _left:expression(document.documentElement.scrollLeft+ document.documentElement.clientWidth - offsetWidth); }
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Maret 2013

ILMU HIKMAH

 
ILMU MANFAAT
العلم النافع هو الدي يحصل به حسن الدكر
ILMU MANFAAT IALAH ILMU YANG BISA MENGHASILKAN BAGUSYA DZIKIR
dan dzikir tersebut akan tetap setelah ia mati kelak.....
dan sebenarnya dialah orang yang 'alim yang selalu menggemakan dzikir dalam jiwa dan raganya.....
kapanpun dan dimanapun ia berada dalam setiap aplikasi hidupnya.....
karna orang 'alim yang yang selalu mengibarkan bendera dzikir dihati dan perbuatanya sebenarnya ia hidup dalam kehidupan yang abadi walaupun ia telah mati......
Syeh agung nan mulya Dzohiruddin Muftinya para Imam hasan bin 'ali yang terkenal dengan sebutan Syeh Al-Marghibani menembangkanya dalam kitab Ta'limul Muta'allim yang artinya :
"orang orang yang bodoh, sebenarnya ia telah mati sebelum jasadnya mati, dan orang-orang 'alim sebenarnya ia hidup walaupun jasadnya telah mati"
dan ini senada dengan apa yang telah diuraikan dalam untaian mutiara hikmah karya syeh ibnu 'athoillah As-Sakandary dalam Al-Hikamnya
شرح الحكم العطائية - (ج 1 / ص 45)
فأي علم لعالمٍ يرضى عن نفسه ؟ وأي جهل لجاهل لا يرضى عن نفسه ؟
" maka mana letak ke'aliman si 'alim sedangkan ia Ridlo pada nafsunya....?, dan mana letak kebodohan sibodoh sedangkan ia tidak rela akan Nafsunya ( tidak mau mengikuti hawa nafsunya )....?!
dan ketahuilah...!!!!
sesungguhnya ilmu hikmah ialah ilmu yang juga dapat memberikan kemanfaatan, dan ilmu manfaat tiada lagi hanyalah ilmu syari'at yang memuat ilmu fiqh, tauhid dan tashawwuf.....
hususnya pada ilmu Tashawwuf ialah ilmu yang membahas tentang cara membersihkan jiwa dan mensterilkan dari sifat-sifat tercela.....
serta mengingatkan dari hal-hal yang dapat memalingkan dari tujuan ibadah dan mu'amalah seperti, takabbur, Riya', Ujub dll...
sedangkan pengertian Thoriqah dari tashawwuf yang telah dijelaskan, ini lebih bermanfaatnya ilmu, maka dikhususkanlah dengan nama ilmu Khikmah,,,,,,
dan dalam uaraian lain tentang ilmu manfaat, Syeh Ibnu 'Athoillah As-Sakandary juga menguntaikanya dalam mutiara hikmahnya
شرح الحكم العطائية - (ج 1 / ص 151)
العلم النافع هو الذي ينبسط في الصدر شعاعه ويكشف به عن القلب قناعه
" ilmu manfaat ialah ilmu yang dapat memancarkan cahaya didalam jiwa, dan dapat membuka katupnya hati "
dan seseorang yang memiliki ilmu manfaat, dialah seseorang yang selalu takut ( khouf ) disertai dengan mengagungkan yang dapat melahirkan 'amal kebajikan.
dan alloh sendiri memujinya dalam Al-Qur'an
إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاء

karna sungguh kepalang...!!!
orang yang 'Alim akan tetapi ia tidak pernah takut bersama dengan Allah SWT. maka sebenarnya ia bukan orang 'Alim ditinjau dari sudut pandang hakikat......
Wallahu A'lam........

Kamis, 31 Januari 2013

BIJAK

SEBAGAI BANGSA YANG TAAT PADA AGAMA SEHARUSNYA JUGA HARUS TAAT PADA PEMERINTAHAN, AKAN TETAPI PEMERINTAHAN YANG BAGAIMANA...?!
TENTU YANG MASUK DALAM KRETERIA PEMERINTAH YANG MENGIKUTI ATURAN SYARI'AT ISLAM. KARNA DASAR PANCASILA INI JUGA DIBENTUK OLEH PARA ULAMA AHLU SUNNAH WAL JAMA'AH YANG NOTA BENE ADALAH TOKOH UMAT TERBESAR DINEGRI INI.
YANG PASTINYA MEMIKIRKAN RAGAM AGAMA YANG TENTUNYA JUGA MEMILIKI ANEKA ADAT DAN BUDAYA.
KARNA TUGAS NEGARA MELINDUNGI SEMUANYA SEBAGAIMANA UNDANG-UNDANG.
SEDANGKAN TUGAS AGAMA MENCIPTAKAN KEDAMAIAN SEBAGAI SATU KEYAKINAN YANG MEMILIKI PENGARUH POSITIF PADA BANGSA INI.
KARNA AGAMA JUGA MENGATUR BAGAIMANA KITA HARUS MENYAYANGI SEMUA, YANG DALAM BAHASA ISLAM DIKENAL DENGAN RAHMATAN LIL 'AALAMIN.
DAN ITU DIBEBANKAN SERTA HARUS DIPERANKAN OLEH PARA ULAMA SERTA TOKOH AGAMA LAINYA SEBAGAI CENTER BACKNYA.
JANGAN RUSAK NEGRI INI DENGAN PERBEDAAN HAL YANG BARU, KARNA NEGRI INI TELAH DI DASARI DENGAN DASAR YANG KUAT YANG KITA KENAL DENGAN BHINEKA TUNGGAL IKA ATAU PANCASILA.
MENJAGA TANAH AIR SERTA MERAWATNYA DENGAN BAIK MERUPAKAN SEBAGIAN DARI IMAN.
BIARKANLAH YANG SUDAH BERBEDA.
AGAMA DI NEGRI INI DARI DULU SUDAH BERBEDA TAPI TETAP DALAM SATU KESATUAN.
KARNA PERBEDAAN AGAMA, ALIRAN, ADAT, BUDAYA, POLITIK, ITU ADALAH RAGAM DARI ASAS BHINEKA TUNGGAL IKA.
MENGAPA HARUS DIPERMASALAHKAN....?
DULU KOK TENANG-TENANG SAJA....?
ALASANYA KARNA SEMUA MAMPU HIDUP RUKUN BERDAMPINGAN, DAN ULAMA' PUN DEWASA DENGAN KEALIMANYA SEHINGGA TU DALAM KEILMUANYA.

@ROONEY EL-BATTATY

Senin, 28 Januari 2013

HIKMAH

 TANDA KEMATIAN JIWA
 pesan Syeh Ibnu 'Athoillah As-Sakandary dari untaian mutiara hikmah kitab alhikamnya :

من غلامة موت القلب عدم الحزن غلى ما فاتك من الموافقات وترك الندم على ما فعلته من وجود الزلات
sebagian dari tanda matinya hati bagi seorang murid ( istilah sufi ) ialah tidak adanya rasa sedih jika telah kehilangan kesempatan untuk melakukan taat kepada allah, tidak juga menyesal atas perbuatan ( kelalaian ) yang telah dilakukanya. 
 










keterangan diatas memberikan satu asumsi pemahaman bahwa, ketika hati telah terselimuti rasa keimanan yang kuat, maka tak kan ada satupun dari kalangan hamba yang tercatat sebagai mukmin untuk tidak bersedih ketika telah kehilangan kesempatan untuk melakukan taat kepada allah, dan pastinya akan ada penyesalan ketika ia telah melakukan kelalaian.

akan tetapi perlu di ingat bahwa " di sini tiada penyesalan, yang ada hanyalah berusaha memperbaiki apa yang kurang dari kedudukan kita selaku hamba" 
subhaanallah...
yaa rabb...
tunjukkanlah kami jalan yang engkau ridloi...
serta tuntunlah kami menuju kemaha sucianmu....
اللهم افتح لي بفتوح العارفين

 من تراب اقدامكم
by : Rooney El-Battaty

Kamis, 24 Januari 2013

saat kebangkitan pemuda

PESAN SYEH ZAMAKHSYARI YANG DIKUTIP OLEH PENGARANG SYEH ASH-SHOBAN
ان قومي ثجمعوا # وبقثلي ثحدتوا
لاابالي بجمعهم # كل جمع مؤنت
sesungguhnys kaumku sedang berkumpul # mereka berdiskusi ingin membunuhku
aku tak menghiraukan gerombolan itu # karna setiap perkumpulan ( himpunan ) dihukumi wanita ( walaupun komunitasnya terdiri dari banyak pria )
marilah singsingkan lengan baju kita, jangan sampai jadi bangsa yang penakut.........
MAJU TERUS PANTANG MUNDUR KAYAK GUS DUR.........








PANCASILA

Tujuh abad lebih, lamanya kita berpancasila, tanpa lambang dan tanpa nama, akan tetapi sejauh ini apa prestasi yang dapat kita capai setelah bangsa ini belajar mengkaji BHINEKA TUNGGAL IKA itu...?
peperangan, kekerasan, disebabkan oleh perbedaan prinsip baik teologi, agama, sosial, budaya, warna kulit,etnis, bahkan ras hingga individu.
majukah bangsa ini dengan perbedaan yang ditawarkan menyalahi faham BHINEKA TUNGGAL IKA yang tiap kali menampilkan teori ilmiah...?
apakah ilmu sebagai teori ilmiah yang memiliki satu landasan hukum justru membuat kita seakan dibodohi satu meter dari jangkauan otak akal kita,,,,?
semua ilmu takkan pernah ada yang jelek karna pemiliknya adalah dzat yang maha ilmu ( mengetahui ).
mengapa saat terdesak kita justru mampu bersatu dengan segala perbedaan yang ada dalam pembuktian pra 17 agustus 1945....?
apakah bangsa ini dengan gampangnya melupakan kenangan indah sebagai saudara satu bendera satu tujuan....?
akankah semudah itu kita terkalahkan oleh akal nafsu angkara murka yang telah penuh terlapisi oleh teori keilmuan...?
atau jangan-jangan ilmu jualah yang telah membutakan mata hatimu....?
jika begitu berarti kita dituntut untuk intropeksi diri dengan media psikiater pribadi masing-masing.
buanglah akal yang tak berbudi dengan dalih sila kedua pancasila yakni kenanusiaan yang adil dan beradab.
janganlah masuk dalam ranah  من ازدادعلما ولم يزددهدالم يزددمنالله الابعدا
barang siapa yang bertambah ilmunya, akan tetapi tidak bertambah hidayahnya, maka jangan menganggap dirinya dekat dengan allah bahkan jauh dari rahmat allah ( dibenci )
by : Rooney El-Battaty


Rabu, 23 Januari 2013

TAFAKKUR

Anak-anak sekalian, jujurlah padaku. Lepaskanlah sebagian hartamu yang ada di rumahmu. Aku tidak punya keinginan sedikitpun kecuali kejujuran dan keikhlasanmu, bukan untukku, tetapi demi untukmu. Peganglah dengan kuat ucapanmu, lahir dan batin, karena ada malaikat yang selalu mengawasi lahiriyahmu, sedangkan Allah Azza wa-Jalla yang mengawasi batinmu.
Hai orang yang membangun istana dan apartemen, yang umurnya hilang dalam pembangunan dunia, yang tidak menegakkan bangunan dengan niat yang shaleh. Padahal membangun dunia itu fondasinya adalah niat yang saleh, bukan membangun dengan fondasi  nafsu dan kesenanganmu. Hanya orang bodoh yang membangun dengan nafsu dan kesenangan, watak dan tradisinya tanpa disertai aturan yang jelas dan keselarasan dengan ketentuan Allah azza wa-Jalla dan tindakanNya.
Ia membangun tidak disertai keserasian yang benar dan tidak dipersiapkan untuk apa ia membangunnya, lalu orang lain yang menempatinya. Kemudian di hari kiamat ia ditanya, “Untuk apa kamu membangun? Darimana uang kamu dapatkan? Untuk apa uang itu kamu salurkan? Semua dihisab. Karena itu carilah ridhoNya dan carilah keserasian dengan kehendakNya. Terimalah apa yang telah dibagikan padamu, dan jangan berburu yang bukan bagianmu. Nabi Saw, bersabda:
“Siksa Allah Azza wa-Jalla paling pedih pada hambaNya di dunia adalah perburuannya pada bagian yang bukan bagiannya.”
Datanglah kepadaku, dan apa yang ada padamu dengan baik sangka padaku, sungguh kalian akan bahagia dengan ucapanku.
Celakalah, kamu mengakui sebagai muslim, sementara kamu menentang Allah azza wa-Jalaa, kontra pada hamba-hambaNya yang saleh. Kamu dusta dengan pengakuan itu. Islam itu bersumber dari kata Istislam, yang berarti menyerahkan diri pada ketentuan Allah Azza wa-Jalla, pada takdirNya, serta rela dengan tindakanNya disertai pijakan pada Kitab dan Sunnah RasulNya Saw. Jika anda bisa demikian, benarlah Islam anda.
Akibat negatif dari angan-angan panjangmu, membuatmu banyak terlibat maksiat kepada Allah azza wa-Jalaa, kontra padaNya. Sebaliknya bila anda membatasi angan-angan anda, kebaikan bakal tiba dengan sendirinya. Maka peganglah kebaikan itu bila anda ingin bahagia.
Apa pun yang datang padanya, ia raih dengan tangannya, dan ia ridho, disertai keserasian syari’at, dan kerelaan padaNya, tidak kerena kerelaan nafsu atau watak diri, tidak pula karena kerelaan syetan, sungguh, maksudnya  Allah Azza wa-Jalla telah menentukan takdir pada mereka. Bukan berarti mereka tiada, dari berbagai segi mana pun, karena kita semua tidaklah ma’shum setelah usainya periode Kenabian –semoga sholawat salam pada mereka-. Jiwanya tenteram, hawa nafsunya dikalahkan, pengaruh wataknya padam, syetannya terpenjara. Apa yang ada di tangannya dariNya tidak pernah berputar, tidak pernah berserah atau mandeg pada sebab akibat, karena tauhid itu bukannya memandang bahaya dan manfaat datang dari seseorang.
Padahal dirimu itu semuanya nafsu, semuanya penuh selera kesenangan, semuanya berdasar kebiasaan diri, tak ada sedikitpun tawakal. Sedangkan bertauhid kepada Allah Swt, awalnya adalah kabar pahit, kemudian berubah manis, lalu remuk redam, kemudian keterpaksaan, selanjutnya mati, baru kehidupan yang abadi.
Hinakan dirimu, baru raih kemuliaan. Fakirlah, baru kaya raya. Awalnya tiada lalu ada bersamaNya, bukan bersama dirimu. Jika dirimu sabar, maka benarlah apa yang anda kehendaki berserah dengan Allah Azza wa-Jalla, jika tidak, maka anda tidak meraih yang benar.
Segala hal yang membuat mu sibuk jauh dari Allah Azza wa-Jalla pasti tercela bagimu, walaupun anda telah melakukan sholat dan puasa, setelah anda melaksanakan hal-hal yang fardhu dan sunnah. Bila anda melaksanakan kewajiban  puasa, kemudian setelah itu anda lapar dan dahaga ketika melaksanakan puasa sunnah, namun hati anda tidak hadir di hadapan Allah Azza-wa-Jalla, tidak bisa muroqobah padaNya, tidak hidup bersamaNya, dekat padaNya, sungguh anda menjadi hamba yang terhijab, hambanya makhluk, dan hamba hawa nafsu.
Orang arif biLlah itu senantiasa tegak di hadapanNya di bawah panji-panji taqarrub padaNya, melalui ilmu dan batinnya, pada saat yang sama ia menjalankan ketentuan dan takdirNya. Karena itu ia tak berdaya dalam peran, dirinya tanpa peran, ia bergerak tanpa gerak dari dirinya, ia diam tanpa diam dari dirinya, dan ia tergolong pada firmanNya Azza wa-Jalla:
“Dan Kami balik-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri.” (Al-Kahfi 18)

Ketika sifat tak berdaya muncul, mereka bergerak dengan kemampuan, sementara ketika tak berdaya mereka diam dan pasrah. Gerak itu ketika wujudmu ada, dan diam itu ketika wujudmu tiada. Gerak dalam aturan hukum dan diam dalam ilmu. Sesungguhnya diri anda baru benar jika anda keluar dari diri anda sendiri, keluar dari nafsu, kesenangan, karakter dan perilaku secara total. Janganlah anda bergelayut dengan makhluk yang sesungguhnya tidak memiliki bahaya dan manfaat bagimu, begitu pula rizkimu. Kecuali bergelayut kepada Allah azza wa-Jalla.
Selamanya anda harus menjalankan perintah dan menghindari laranganNya. Tak ada yang tersisa di tanganmu, kecuali Allah azza wa-Jalla, sehingga anda menjadi manusia paling kaya dan pling mulia, seperti Adam as, segala sesuatu bersujud padanya. Ini semua tersembunyi dari umumnya akal makhluk, dan banyak diantaranya kaum khusus (khawash) yang merupakan nukleus dari Adam as dan tergolong meraih lubuk jiwanya.
Hai orang yang  sangat sedikit memanfaatkan pengetahuan, lihatlah mereka ini semula konsentrasi belajar pada kaum Sufi, kemudian mereka hatinya uzlah dari makhluk, walau lahiriyahnya berinteraksi untuk membangun dan mendidik sesama, namun batinnya bersama Allah azza wa-Jalla, senantiasa berbakti dan bersamaNya. Mereka eksis di tengah makhluk secara syariat, tetapi batin mereka menghindar dari makhluk, bahkan menghindar dari segalanya.
Secara lahiriyah mereka sibuk dengan aturan hukum, ketika pakaian mereka kotor, mereka cuci, mereka perbaiki pakaian itu, mereka beri parfum wewangian. Ketika robek mereka jahit. Mereka inilah pemuka-pemuka makhluk, laksana gunung-gunung yang kokoh, sedangkan hatinya senantiasa bersama Allah Azza wa-Jalla, lunglai di hadapanNya, senantiasa muroqobah padaNya dan tenggelam dalam pengetahuanNya.
Ya Allah jadikanlah dzikir kepadaMu sebagai konsumsi kami, dan berikanlah rasa puas kami dengan mendekat kepadaMu. Amin.

Sedangkan hati anda, mati.kawan-kawan anda adalah oerang-orang yang hatinya mati. Seharusnya anda bergaul dengan orang yang hatinya hidup, para kekasihNya yang Nujaba’,  dan kaum abdal.  Anda adalah kuburan yang mendatangimkuburan. Mayat yang mendatangi mayat. Masa anda adalah zaman yang menmggiring anda seperti zaman anda. Orang buta yang menuntun orang buta seperti anda. Karena itu bergaullah dengan orang yang beriman, yang yaqin dan saleh. Bersabarlah dengan ucapan-ucapan mereka, terima dan amalkan, maka anda akan bahagia.
Terimalah ucapan-ucapan para Syeikh, amalkan dan hormati mereka jika anda ingin bahagia. Aku punya seorang Syeikh, apabila ada problema dalam diriku, dan ungkapan dalam hatiku, aku tidak
ingin mengutarakan padanya, semata karena rasa hormatku padanya, dan adab yang baik yang harus kulakukan. Aku tak pernah berguru dengan seorang Syeikh, kecuali aku sangat hormat padanya dengan adab yang bagus.
Seorang Sufi tidak pernah pelit, karena memang tidak ada yang tersisa pada dirinya, karena segalanya sudah ia tinggalkan. Jika ia diberi sesuatu, maka sesuatu itu diberikan lagi pada orang lain, bukan untuk dirinya. Hatinya sudah bersih dari materi yang ada dan fenomena gambaran yang ada. Orang pelit itu adalah orang yang menyimpan hartanya. Sedangkan para Sufi hartanya untuk orang lain. Bagaimana  ia akan pelit dengan harta milik orang lain? Sedangkan ia tidak membenci dan menyenangi harta itu, tidak pula berpaling pada harta tersebut, bahkan tidak butuh pujian, tidak peduli cacian, tidak memandang pemberian, pencegahan, bahaya dan manfaat,  dari selain Allah azza wa-Jalla.
Mereka ini tidak gembira dengan kehidupan, juga tidak gelisah dengan kematian. Yang dinilai sebagai kematian manakala ia mendapatkan amarah Tuhannya, dan yang disebut kehidupan adalah ridhoNya itu sendiri. Kecemasannya ketika dalam kesibukan ramai, dan kebahagaiannya ketika dalam kesendirian. Konsumsi makannya adalah dzikir kepada Tuhannya Azza wa-Jalla, dan minumannya bersumber dari kemesraan denganNya. Bagaimana mereka disebut pelit dengan benteng dunia dan seisinya, sedangkan mereka tidak butuh semua itu?
Ya Tuhan kami, berikanlah kami di dunia kebajikan, dan di akhirat kebajikan (pula), dan lindungi kami dari ‘azab neraka.
by : Rooney El-Battaty <br> @muhammad ilham mabrur

Semangat

menentukan jalan hidup bukanlah awal dari kehidupan...
akan tetapi nyawalah menjadi awal tanda manusia dinyatakan hidup...
nyawa kehidupan seseorang terletak pada derajat seseorang yang mampu bersinggah dan bersinggasana dalam area kerajaan hati sebagai raja yang mampu menghidupkan ruh dan mematikan nafsunya....
buatlah tantangan hidupmu menjadi peluang besar dalam perjalanan kehidupan yang mengarungi banyak proses....
fikirkan itu masak-nasak....
sertakan kalimah dzikir dalam hatimu yang masih gersang oleh tandusnya duniawi yang menyibak kalbu....
bergabunglah bersama kami di @ragam sastra bahasa
by : Rooney El-Battaty

Selasa, 22 Januari 2013

management surga

berjalan ku mengarungi samudra keindahan,
merajut satu asa tertumpu pada sosok surgawi penghuni dunia pancarnya.
ijab kabul adalah satu rentetan proses pinangan seorang jejaka.
berjalan kekamar membentuk proses keindahan idaman para surgawan.
secawan air kenikmatan tumpah dalam lumbung pembentukan generasi bangsa.
membentuk cinta dirajut sayang.
akal nafsu duniawi terbakar lumpuh oleh hati surgawi penuh kasih.
kedewasaan merintis budi yang kian hari silih berganti dengan badai balak uji.
ilmu yang melaut merendam gelora nafsu insani.
mengalahkan kekuatan syaitan perayu nafsu.
insan bahagia oleh karena sayangnya pada kekasih, serta cintanya kepada ilahi.
karna ilmu mampu mengalahkan nafsu yang enggan tertunduk malu.
barjalan sabar tanpa batas.
karna surga tak berbatas.

Senin, 21 Januari 2013

manusia tak uabahnya tanah timbunan yang memiliki karakter kehidupan untuk cukup membuktikan wujud sang maha pencipta, dan sebagai ajang intropeksinya manusia haruslah ingat bahwa semua unsur yang ada pada diri pribadi masing-masing merupakan unsur terendah dari berbagai mahluk ciptaan sang maha penguasa, maliaikat tecitakan dari cahaya, iblis dari api, dan manusia dari segumpal tanah yang proses tampaknya adalah tetesan air hina yang bersua dan bermuara didalam rahim.
lalu manakah kebanggaan yang harus dibangga-banggakan...?
dan manakah derajat tinggi yang diidolakan...?
semua runtuh berbentuk tetesan keringat yang hingga kemudian membentuk partikel-partikel keras menyerupai tanah yang basah oleh air.
oh manusia..! masih pantaskah engkau membusungkan dada...?
masih layakkah orang menyebutmu manusia yang memiliki kesempurnakan oleh karna punya fikiran yang saya kira tak seberapa jenius...?
masih pantaskah engkau menyatakan atas kesuksesanmu...?
oleh karena engkau dikaruniai kekayaan yang melimpah ruwah.....?
gunakanlah akalmu untuk tafakkur, dan tidurlah engkau dalam tafakkur panjangmu, serta bangunlah membawa hasil positif buah dari tafakkurmu yang pasti baik-baik itu.
by : rooney el-battaty

Minggu, 20 Januari 2013

sulut manakah, jalan ke suga atau jalan menuju allah...?

dari lenggak lenggok duniawi, semakin memperjelas topengnya dalam sanggar tari nafsu angkara murka.
sedikit demi sedikit terurai perbedaan antara dua pokok tujuan / dua tujuan penting dalam menggapai hakikat kehidupan.
kreatornya pun semakin menegaskan perbedaan visi dan misinya.dalam area pengembangan yang sejalan tapi tak seinduk itu.
banyak dari kalanagan kita yang berjuang dalam dakwah dengan membidik satu tujuan surga, yang kita yakini pemiliknya adalah tuhan pencipta jagad raya ini.
sementara mereka lupa bahwa siapa pemilik surga itu.
ketika kita akan mengontrak rumah mewah ditengah perkotaan yang menyenangkan , damai, sejuk, segalanya ada, siapa yang akan kita temui terlebih dahulu, rumah mewah itukah atau pemilik / penyewa....?

         من عرف نفسه فقد عرف ربه فمن عرف ربه فقد جهل نفسه 
barang siapa yang mengetahui / mengenali dirinya sendiri, maka dia akan mengenali / mengetahui allah, dan barang siapa yang mengenal /mengetahui allah, maka ia telah bodoh / tidak mengetahui / tidak kenal dirinya sendiri. maka dari itu bedakanlah antara mana yang menjadi tujuan hidup pertama dan utama. allah sebagai sang penciptanya, ataukah surga sebagai mahluk ciptaanya..? fikirkanlah dalam tafakkurmu! ok

Jumat, 18 Januari 2013

cuap-cuap seminar sufi

 

 publikasi Surga Publik

publikasi tentang surga telah merambah ke alam maya yang menurut saya adalah pendidikan alam gaib dini, sehingga penguasa yang membidangi ini akan mendapat julukan dari saya atas dukungan masyarakat, pembaca dan pemirsa serta pendengar wisata rohani yang dipandu oleh KH. Anwar zaed sebagai akademisi penyandang serta pengejar gelar sarjana alam ghaib ( SAG ).
promosi surga telah marak beredar dengan berbagai sponsor serta sistem penerapan yang saya acungi jempol sebagai perjuangan sparadis serta menggelegar sehingga mampu menerobos media televisi koran dan radio, tapi mengapa sambutan yang secara lahiriah harusnya mempesona dalam promosinya tapi kok malah promosinya yang jadi terpesona...?
lalu apa penyebabnya....?
insan bertanya dalam konsultasinya, dan islam menjawab dalam kajianya.....
semua itu tak lepas dari beberapa peran penting yang terabaikan karna beberapa peran penhambat sepele...
yaitu kurangnya dasar ketuhanan yang terjangkit virus keuangan dan keuntungan...."
karna dalam bisnis ada 2 rumus yang pasti melekat pada bisnis itu sendiri baik bisnis duniawi ataupun uhrowi:
  • 1. untung
  • 2. rugi
kedua rumus itulah yang teridap penyakit lemot loading bagi para bisnismen ketata ceramahan untuk lebih bisa meraih arah kedepan dalam upaya kemajuan islam yang alami.
penyebab dan antisipasinya hanya satu per pointnya.
penyebabnya: berbisnis dengan islam dan tuhan tanpa mengetahui konsep berbisnis dengan tuhan dan islam itu sendiri.
antisipasinya: ialah tetap berjalan mengalir dengan mengistirahatkan akal serta menata hati agar dapat memancarkan aura keikhlasan akan keilmuan dalam ketata ceramahan.
intinya hanya satu, ikhlas beramal dalam menjalani proses keislaman.
saya hanya ingin mengajak para rekan-rekan pemirsa tuk selalu belajar memahami arti kehidupan sehingga mampu memahami konsep berbisnis dengan tuhan itu sediri.
untuk penjelasan lebih lanjut mungkin bisa disambung di lain waktu dan gelombag yang sama baik via telpon, sms, atau buku-buku karya saya yang masih dalam proses.
sekian....
wassalam.....

rooney el-battaty