#melayang {position:fixed;_position:absolute;bottom:30px; left:0px;clip:inherit;_top:expression(document.documentElement.scrollTop+document.documentElement.clientHeight-this.clientHeight); _left:expression(document.documentElement.scrollLeft+ document.documentElement.clientWidth - offsetWidth); }
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Juli 2013

sambutlah tongkat kehidupanmu yang dapat mnghantarkanmu dari ketidak nyamanan sesat menuju kecerahan arah tujuan yang benar.......

by: sadar syahroni

Selasa, 05 Maret 2013

ILMU HIKMAH

 
ILMU MANFAAT
العلم النافع هو الدي يحصل به حسن الدكر
ILMU MANFAAT IALAH ILMU YANG BISA MENGHASILKAN BAGUSYA DZIKIR
dan dzikir tersebut akan tetap setelah ia mati kelak.....
dan sebenarnya dialah orang yang 'alim yang selalu menggemakan dzikir dalam jiwa dan raganya.....
kapanpun dan dimanapun ia berada dalam setiap aplikasi hidupnya.....
karna orang 'alim yang yang selalu mengibarkan bendera dzikir dihati dan perbuatanya sebenarnya ia hidup dalam kehidupan yang abadi walaupun ia telah mati......
Syeh agung nan mulya Dzohiruddin Muftinya para Imam hasan bin 'ali yang terkenal dengan sebutan Syeh Al-Marghibani menembangkanya dalam kitab Ta'limul Muta'allim yang artinya :
"orang orang yang bodoh, sebenarnya ia telah mati sebelum jasadnya mati, dan orang-orang 'alim sebenarnya ia hidup walaupun jasadnya telah mati"
dan ini senada dengan apa yang telah diuraikan dalam untaian mutiara hikmah karya syeh ibnu 'athoillah As-Sakandary dalam Al-Hikamnya
شرح الحكم العطائية - (ج 1 / ص 45)
فأي علم لعالمٍ يرضى عن نفسه ؟ وأي جهل لجاهل لا يرضى عن نفسه ؟
" maka mana letak ke'aliman si 'alim sedangkan ia Ridlo pada nafsunya....?, dan mana letak kebodohan sibodoh sedangkan ia tidak rela akan Nafsunya ( tidak mau mengikuti hawa nafsunya )....?!
dan ketahuilah...!!!!
sesungguhnya ilmu hikmah ialah ilmu yang juga dapat memberikan kemanfaatan, dan ilmu manfaat tiada lagi hanyalah ilmu syari'at yang memuat ilmu fiqh, tauhid dan tashawwuf.....
hususnya pada ilmu Tashawwuf ialah ilmu yang membahas tentang cara membersihkan jiwa dan mensterilkan dari sifat-sifat tercela.....
serta mengingatkan dari hal-hal yang dapat memalingkan dari tujuan ibadah dan mu'amalah seperti, takabbur, Riya', Ujub dll...
sedangkan pengertian Thoriqah dari tashawwuf yang telah dijelaskan, ini lebih bermanfaatnya ilmu, maka dikhususkanlah dengan nama ilmu Khikmah,,,,,,
dan dalam uaraian lain tentang ilmu manfaat, Syeh Ibnu 'Athoillah As-Sakandary juga menguntaikanya dalam mutiara hikmahnya
شرح الحكم العطائية - (ج 1 / ص 151)
العلم النافع هو الذي ينبسط في الصدر شعاعه ويكشف به عن القلب قناعه
" ilmu manfaat ialah ilmu yang dapat memancarkan cahaya didalam jiwa, dan dapat membuka katupnya hati "
dan seseorang yang memiliki ilmu manfaat, dialah seseorang yang selalu takut ( khouf ) disertai dengan mengagungkan yang dapat melahirkan 'amal kebajikan.
dan alloh sendiri memujinya dalam Al-Qur'an
إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاء

karna sungguh kepalang...!!!
orang yang 'Alim akan tetapi ia tidak pernah takut bersama dengan Allah SWT. maka sebenarnya ia bukan orang 'Alim ditinjau dari sudut pandang hakikat......
Wallahu A'lam........

Kamis, 07 Februari 2013

HIKMAH

permainan akal sebagai ujung tombak yang diperankan nafsu = menari-nari diatas derita kekalahan akan kemiskinan budi pekerti luhur....
hati yang bersemayam dalam teduhnya sanubari seolah mati terpesona oleh tipuan yang mendayu bak nahkoda yang terlena oleh pesona alam indah didepanya....
tanpa sadar alam itu maya nan fana tak terumpamakan.....
adakah kelembutan salju yang dapat membasuh lumuran darah percikan amarah yang terbuai dalam aura angkara murka.....?!
aku butuh kesejukan salju itu....
aku mendambakan teduhnya buaian damai penyejuk hati....
yaa... maha pengampun....!
sertakan doaku dalam naungan rahmatmu untuk dalam menembus dinding-dinding mustajabmu....
ku baca segala yang bisa ku baca...
dalam berbagai bahasa runduk hamba....
hingga saat menempuh jemputan ajal yang menunggu dipintu batas suratanmu......
اللهم هون علينا من السكرة الموت

Rabu, 06 Februari 2013

HIKMAH

تشوفك الى ما بطن فيك من العيوب خيرمن تشوفك الى ما حجب عنك من الغيوب
keingananmu untuk mengetahui amal tercelamu lebih bagus dari pada keinginanmu untuk mengetahui masalah-masalah gaib yang engkau sendiri tidak mampu mengalaminya
ini adalah seuntai mutiara hikmah yang menjelaskan tentang tuntunan serta pentingnya berintropeksi diri, seperti pepatah menyatakan, gajah dipelupuk mata tidak tampak kelihatan sedangkan semut diseberang lautan tampak kelihatan
mungkin manusia hanya sering menampakkan kebutuhanya pada suatu akibat yang pastinya dijalani dengan satu proses penting, akan tetapi manusia enggan menuntut proses yang harus dijalaninya, maka dari itu " TUNTUT SERTA JALANILAH PROSES DIDEPAN MATAMU, JANGANLAH ENGKAU MENUNTUT HASILNYA " sebagaiman makalah
اطلب الاسنقامة ولا تطلب الكرامة
tuntutlah keistiqomahan, janganlah engkau menuntut karoomah
jadi pesan Syeh Ibnu 'Athoillah yang tertuai manis diatas memberikan satu pengarahan untuk lebih mencintai dalam keseriusan berintropeksi sebagai ajang koreksi diri, seperti amal-amal jelek kita semisal, Riya' Sum'ah, Takabbur dll
bagaimanakah cara berintropeksi yang benar dan relevan....? mari kita simak pesan Syeh Abu Khami Al-Ghozali dalam kitab " Riyaadlotunnafs " berkata
bahwa cara mengetahui aib manusia terbagi menjadi 4
yang pertama, supaya kita sering mendekatkan diri dengan sering berkunjung kepada seorang Guru / Syeh yang memiliki mata bashirah yang kuat seperti guru mursyid Alkaamil
kedua, sering berberinteraksi dengan teman yang memiliki gelar Shodiiqin Shoduuq yang dapat serta mau mengingatkan kita ketika kits salah dalam melangkah serta mau mengarahkanya
yang ketiga mengambil satu faidah yang bermanfaat dari salah satu musuh kita, karna dari musuhlah kebiasaan jelek kita akan dapat terungkap
yang keempat, mengambil faidah dari seringnya bergaul dangan para manusia sesama kita


by : Rooney El-Battaty

Kamis, 31 Januari 2013

KATA BIJAK

bila setetes maaf sebagai sambut ampunan tak pernah menetes, maka samudra pengampun takkan mudah penuhi isinya...
bila samudra ampunan telah hilang, maka tentu kedamaian mahluk di dalamnya akan punah....
jika setetes mampu menjadi samudra, apalah arti samudra yang selalu mampu memercikkan deburan ombaknya...
jadilah tanah yang datar, jika engkau bergaul sebagai mahluk sosial....
jadilah rumah dalam naunganya yang memiliki atap pelindung bagi mereka...
jadilah angin pagi yang sejuk ketika bersama dalam tiap suka dan duka...
jadilah bunglon dalam kebaikan bergaul....
jadilah pahlawan ketika dibutuhkan...
jadilah aliran listrik yang mampu bersilatu rahmi menerobos pekatnya warna warni saudara mahluk sosialmu...
jadilah lampu mercury yang mampu menerangi sudut sisi gelapnya....
berpihaklah nan bagaikan timbangan ketika engkau berbijaksana dalam perselisihan...
jadilah keledai ketika engkau teraniaya oleh mereka yang diam tak membalas....
jadilah dirimu sendiri di saat engkau mampu menjalani semua yang tertulis itu...
INGAT ...! KEBENARAN HARUS TETAP DIPERTAHANKAN....
BENAR TIDAK HARUS KERAS SEBAGAIMANA KETEGASAN ITU SENDIRI....
— di Alun_alun Kota Jember.
 

Senin, 28 Januari 2013

hikmah dzikir

pesan Syeh Ibnu 'Athoillah As-Sakandariy dalam untaian mutiara hikmahnya kitab  Syarah Al-Khikam Juz 1 Hal- 40 yang di Syarahi oleh Syeh Muhammad Bin Ibrohim yang dikenal dengan julukan Ibnu 'Ibad Ar-Rindiy yang di jelaskan juga pada pinggir ( Hamish )nya yang dijelaskan oleh Syeh 'Abdullah Asy-Syarqowiy: 
 لاتترك الذكر لعدم حضورك مع الله فيه لان غفلتك عن وجودذكره اشد من غفلتك في وجودذكره فعسى ان يرفعك من ذكرمع وجود غفلة الى ذكرمع وجود يقظة ومن ذكرمع وجود يقظة الى ذكرمع وجود حضور ومن ذكر مع وجود حضورالى ذكرمع وجودغيبة عما سوى المذكور وما ذلك على الله بعزيز
janganlah engkau meninggalkan dzikir , karna hatimu tidak akan bisa hadir bersamaan dengan allah SWT, oleh karna sesungguhnya lalaimu dari adanya dzikir kepada Allah SWT ( meninggalkan dzikir ) lebih berbahaya dari pada lalaimu dengan masih tertinggal dzikir di hati, siapa tau barangkali allah SWT akan mengangkat derajatmu dari derajat dzikir yang disertai adanya kelalaian naik pada derajat dzikir yang disertai dengan sadar dari kelalaian, dan dari dzikir yang disertai sadar naik pada derajat dzikir yang disertai dengan adanya hadir kepada Allah SWT. dan dari derajat dzikir yang disertai hadir naik pada derajat dzikir yang masuk pada ghaibah ( ada yang menyatakan kegaiban ) tidaklah ada kesukaran bagi Allah tentang hal-hal seperti itu

dari ulasan di atas kita dapat menarik kesimpulan, bahwa kewajiban hamba kepada tuhanya untuk selalu mengingatnya dalam bentuk wujudnya dzikir, sebagaimana tuntunan dalam Al-Qur'an dan juga dinyatakan dalam kitab Iqoodzul himam juz 1 hal-61.Syarah Al-khikam, sebagai lebih utama-utamanya amal karna termasuk rukun yang kuat bagi kaum untuk menapaki jalan menuju allah.
dan ini juga dijelaskan oleh imam Ibnu 'Abbas RA :

 قال ابن عباس رضي الله عنهما كل عبادة فرضها الله تعالى جعل لها وقتاً مخصوصاً وعذر العباد في غير أوقاتها إلا الذكر لم يجعل الله له وقتاً مخصوصاً قال تعالى " أذكروا الله ذكراً كثيراً " وقال تعالى " فإذا قضيتم الصلاة فإذكروا الله قياماً وقعوداً وعلى جنوبكم

 beliau ( Imam Ibnu 'Abbas RA ) menyatakan secara singkat, bahwa Allah SWT telah menetapkan waktu khusus pada semua ibadah, sedangkan udzurnya hamba pada selain waktunya kecuali dzikir itu pun Allah tidak menentukan waktu yang khusus, sebagaimana firman-Nya.
dengan satu kesimpulan bahwa, allah telah menentukan waktu khusus pada semua ibadah kecuali dzikir.
dan mlihat pernyataan Syeh Ibnu 'Athoillah As-Sakandary diatas kita bisa tarik benang merah bahwa bahwa dzikir terbagi menjadi 3 :
  1.  dzikir dengan lisan tanpa diiringi oleh hati
  2. dzikir dihati tanpa di ikuti oleh lisan
  3. dzikir dilisan hati
 dan ini juga di jelaskan dalam pengajian dengan bahasa jawa oleh salah satu ulama' dari tanah jawa Asy-Syeh Zaid Abdul Hamid ( pengasuh pesantren Mahir Arriyadl ringinagung pare kediri jawa timur ) dan belia juga termasuk ulama ahli hakikat, karna beliau juga termasuk wakil sebagai sambung tanganya Syeh Abdul jalil Mustaqim ( Mursyid Thoriqoh Syadziliyyah serta pengasuh pondok PETA kauman Tulungagung jawa timur ) bahwa :
dzikir ada 3 :
  1. dzikir asmo tanpo roso ( dzikir asma' dengan hanya dilafalkan sebagaimana diatas )
  2. dzikir roso tanpo asmo ( dzikir rasa yang hanya bertempat dihati sebagaimana diatas )
  3. dzikir asmo lan roso ( dzikir asma' dengan disertai dzikir rasa / ruh sebagaimana diatas )
 semoga kita dapat termasuk dari kreteria di atas walau hanya yang poin nomor 1....
sekian dulu ya...?!






 "

Kamis, 24 Januari 2013

PANCASILA

Tujuh abad lebih, lamanya kita berpancasila, tanpa lambang dan tanpa nama, akan tetapi sejauh ini apa prestasi yang dapat kita capai setelah bangsa ini belajar mengkaji BHINEKA TUNGGAL IKA itu...?
peperangan, kekerasan, disebabkan oleh perbedaan prinsip baik teologi, agama, sosial, budaya, warna kulit,etnis, bahkan ras hingga individu.
majukah bangsa ini dengan perbedaan yang ditawarkan menyalahi faham BHINEKA TUNGGAL IKA yang tiap kali menampilkan teori ilmiah...?
apakah ilmu sebagai teori ilmiah yang memiliki satu landasan hukum justru membuat kita seakan dibodohi satu meter dari jangkauan otak akal kita,,,,?
semua ilmu takkan pernah ada yang jelek karna pemiliknya adalah dzat yang maha ilmu ( mengetahui ).
mengapa saat terdesak kita justru mampu bersatu dengan segala perbedaan yang ada dalam pembuktian pra 17 agustus 1945....?
apakah bangsa ini dengan gampangnya melupakan kenangan indah sebagai saudara satu bendera satu tujuan....?
akankah semudah itu kita terkalahkan oleh akal nafsu angkara murka yang telah penuh terlapisi oleh teori keilmuan...?
atau jangan-jangan ilmu jualah yang telah membutakan mata hatimu....?
jika begitu berarti kita dituntut untuk intropeksi diri dengan media psikiater pribadi masing-masing.
buanglah akal yang tak berbudi dengan dalih sila kedua pancasila yakni kenanusiaan yang adil dan beradab.
janganlah masuk dalam ranah  من ازدادعلما ولم يزددهدالم يزددمنالله الابعدا
barang siapa yang bertambah ilmunya, akan tetapi tidak bertambah hidayahnya, maka jangan menganggap dirinya dekat dengan allah bahkan jauh dari rahmat allah ( dibenci )
by : Rooney El-Battaty


اللهم صل علي محمدوسلم

 


lantunan kidung cinta mengalun sepi, terlukas sgala makna sucinya cinta.
terhimpit dalam palung sukma.
diratap doa mengiring syahdu himpitan daging-daging harapan.
saat ku terantuk pada dinding mustajabmu, ku rasakan resah penuh tanya....
tanyaku bukan tanya manusia biasa...
jawabnya biasa menjawab rintihan....
pemberian ini apakah nikmat yang harus aku syukuri,...
ataukah syukur dalam permintaan rentetan doa yang harus ku nikmati...?
mengapa engkau cepat kabulkan permintaan dalam ungkap doaku...?
apakah ungkapku salah dalam memanjat...
jibril mengkhabarkan, barang siapa yang doanya cepat terkabul, itulah dia yang dibenci parau suaranya yang melengking....
ampunkan aku yang salah dalam bernuansa hati, dan terbeban saat berkunjung dalam memanjat arah mustajabmu.
karna hatiku butuh pendidikan dalam berkunjung kehadiratmu....
ربي اغفرلي واواادي ولرحمهماكماربياني صغيرا
اللهم صل علي محمدوسلم
by : Rooney El-Battaty

Rabu, 23 Januari 2013

TAFAKKUR

Anak-anak sekalian, jujurlah padaku. Lepaskanlah sebagian hartamu yang ada di rumahmu. Aku tidak punya keinginan sedikitpun kecuali kejujuran dan keikhlasanmu, bukan untukku, tetapi demi untukmu. Peganglah dengan kuat ucapanmu, lahir dan batin, karena ada malaikat yang selalu mengawasi lahiriyahmu, sedangkan Allah Azza wa-Jalla yang mengawasi batinmu.
Hai orang yang membangun istana dan apartemen, yang umurnya hilang dalam pembangunan dunia, yang tidak menegakkan bangunan dengan niat yang shaleh. Padahal membangun dunia itu fondasinya adalah niat yang saleh, bukan membangun dengan fondasi  nafsu dan kesenanganmu. Hanya orang bodoh yang membangun dengan nafsu dan kesenangan, watak dan tradisinya tanpa disertai aturan yang jelas dan keselarasan dengan ketentuan Allah azza wa-Jalla dan tindakanNya.
Ia membangun tidak disertai keserasian yang benar dan tidak dipersiapkan untuk apa ia membangunnya, lalu orang lain yang menempatinya. Kemudian di hari kiamat ia ditanya, “Untuk apa kamu membangun? Darimana uang kamu dapatkan? Untuk apa uang itu kamu salurkan? Semua dihisab. Karena itu carilah ridhoNya dan carilah keserasian dengan kehendakNya. Terimalah apa yang telah dibagikan padamu, dan jangan berburu yang bukan bagianmu. Nabi Saw, bersabda:
“Siksa Allah Azza wa-Jalla paling pedih pada hambaNya di dunia adalah perburuannya pada bagian yang bukan bagiannya.”
Datanglah kepadaku, dan apa yang ada padamu dengan baik sangka padaku, sungguh kalian akan bahagia dengan ucapanku.
Celakalah, kamu mengakui sebagai muslim, sementara kamu menentang Allah azza wa-Jalaa, kontra pada hamba-hambaNya yang saleh. Kamu dusta dengan pengakuan itu. Islam itu bersumber dari kata Istislam, yang berarti menyerahkan diri pada ketentuan Allah Azza wa-Jalla, pada takdirNya, serta rela dengan tindakanNya disertai pijakan pada Kitab dan Sunnah RasulNya Saw. Jika anda bisa demikian, benarlah Islam anda.
Akibat negatif dari angan-angan panjangmu, membuatmu banyak terlibat maksiat kepada Allah azza wa-Jalaa, kontra padaNya. Sebaliknya bila anda membatasi angan-angan anda, kebaikan bakal tiba dengan sendirinya. Maka peganglah kebaikan itu bila anda ingin bahagia.
Apa pun yang datang padanya, ia raih dengan tangannya, dan ia ridho, disertai keserasian syari’at, dan kerelaan padaNya, tidak kerena kerelaan nafsu atau watak diri, tidak pula karena kerelaan syetan, sungguh, maksudnya  Allah Azza wa-Jalla telah menentukan takdir pada mereka. Bukan berarti mereka tiada, dari berbagai segi mana pun, karena kita semua tidaklah ma’shum setelah usainya periode Kenabian –semoga sholawat salam pada mereka-. Jiwanya tenteram, hawa nafsunya dikalahkan, pengaruh wataknya padam, syetannya terpenjara. Apa yang ada di tangannya dariNya tidak pernah berputar, tidak pernah berserah atau mandeg pada sebab akibat, karena tauhid itu bukannya memandang bahaya dan manfaat datang dari seseorang.
Padahal dirimu itu semuanya nafsu, semuanya penuh selera kesenangan, semuanya berdasar kebiasaan diri, tak ada sedikitpun tawakal. Sedangkan bertauhid kepada Allah Swt, awalnya adalah kabar pahit, kemudian berubah manis, lalu remuk redam, kemudian keterpaksaan, selanjutnya mati, baru kehidupan yang abadi.
Hinakan dirimu, baru raih kemuliaan. Fakirlah, baru kaya raya. Awalnya tiada lalu ada bersamaNya, bukan bersama dirimu. Jika dirimu sabar, maka benarlah apa yang anda kehendaki berserah dengan Allah Azza wa-Jalla, jika tidak, maka anda tidak meraih yang benar.
Segala hal yang membuat mu sibuk jauh dari Allah Azza wa-Jalla pasti tercela bagimu, walaupun anda telah melakukan sholat dan puasa, setelah anda melaksanakan hal-hal yang fardhu dan sunnah. Bila anda melaksanakan kewajiban  puasa, kemudian setelah itu anda lapar dan dahaga ketika melaksanakan puasa sunnah, namun hati anda tidak hadir di hadapan Allah Azza-wa-Jalla, tidak bisa muroqobah padaNya, tidak hidup bersamaNya, dekat padaNya, sungguh anda menjadi hamba yang terhijab, hambanya makhluk, dan hamba hawa nafsu.
Orang arif biLlah itu senantiasa tegak di hadapanNya di bawah panji-panji taqarrub padaNya, melalui ilmu dan batinnya, pada saat yang sama ia menjalankan ketentuan dan takdirNya. Karena itu ia tak berdaya dalam peran, dirinya tanpa peran, ia bergerak tanpa gerak dari dirinya, ia diam tanpa diam dari dirinya, dan ia tergolong pada firmanNya Azza wa-Jalla:
“Dan Kami balik-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri.” (Al-Kahfi 18)

Ketika sifat tak berdaya muncul, mereka bergerak dengan kemampuan, sementara ketika tak berdaya mereka diam dan pasrah. Gerak itu ketika wujudmu ada, dan diam itu ketika wujudmu tiada. Gerak dalam aturan hukum dan diam dalam ilmu. Sesungguhnya diri anda baru benar jika anda keluar dari diri anda sendiri, keluar dari nafsu, kesenangan, karakter dan perilaku secara total. Janganlah anda bergelayut dengan makhluk yang sesungguhnya tidak memiliki bahaya dan manfaat bagimu, begitu pula rizkimu. Kecuali bergelayut kepada Allah azza wa-Jalla.
Selamanya anda harus menjalankan perintah dan menghindari laranganNya. Tak ada yang tersisa di tanganmu, kecuali Allah azza wa-Jalla, sehingga anda menjadi manusia paling kaya dan pling mulia, seperti Adam as, segala sesuatu bersujud padanya. Ini semua tersembunyi dari umumnya akal makhluk, dan banyak diantaranya kaum khusus (khawash) yang merupakan nukleus dari Adam as dan tergolong meraih lubuk jiwanya.
Hai orang yang  sangat sedikit memanfaatkan pengetahuan, lihatlah mereka ini semula konsentrasi belajar pada kaum Sufi, kemudian mereka hatinya uzlah dari makhluk, walau lahiriyahnya berinteraksi untuk membangun dan mendidik sesama, namun batinnya bersama Allah azza wa-Jalla, senantiasa berbakti dan bersamaNya. Mereka eksis di tengah makhluk secara syariat, tetapi batin mereka menghindar dari makhluk, bahkan menghindar dari segalanya.
Secara lahiriyah mereka sibuk dengan aturan hukum, ketika pakaian mereka kotor, mereka cuci, mereka perbaiki pakaian itu, mereka beri parfum wewangian. Ketika robek mereka jahit. Mereka inilah pemuka-pemuka makhluk, laksana gunung-gunung yang kokoh, sedangkan hatinya senantiasa bersama Allah Azza wa-Jalla, lunglai di hadapanNya, senantiasa muroqobah padaNya dan tenggelam dalam pengetahuanNya.
Ya Allah jadikanlah dzikir kepadaMu sebagai konsumsi kami, dan berikanlah rasa puas kami dengan mendekat kepadaMu. Amin.

Sedangkan hati anda, mati.kawan-kawan anda adalah oerang-orang yang hatinya mati. Seharusnya anda bergaul dengan orang yang hatinya hidup, para kekasihNya yang Nujaba’,  dan kaum abdal.  Anda adalah kuburan yang mendatangimkuburan. Mayat yang mendatangi mayat. Masa anda adalah zaman yang menmggiring anda seperti zaman anda. Orang buta yang menuntun orang buta seperti anda. Karena itu bergaullah dengan orang yang beriman, yang yaqin dan saleh. Bersabarlah dengan ucapan-ucapan mereka, terima dan amalkan, maka anda akan bahagia.
Terimalah ucapan-ucapan para Syeikh, amalkan dan hormati mereka jika anda ingin bahagia. Aku punya seorang Syeikh, apabila ada problema dalam diriku, dan ungkapan dalam hatiku, aku tidak
ingin mengutarakan padanya, semata karena rasa hormatku padanya, dan adab yang baik yang harus kulakukan. Aku tak pernah berguru dengan seorang Syeikh, kecuali aku sangat hormat padanya dengan adab yang bagus.
Seorang Sufi tidak pernah pelit, karena memang tidak ada yang tersisa pada dirinya, karena segalanya sudah ia tinggalkan. Jika ia diberi sesuatu, maka sesuatu itu diberikan lagi pada orang lain, bukan untuk dirinya. Hatinya sudah bersih dari materi yang ada dan fenomena gambaran yang ada. Orang pelit itu adalah orang yang menyimpan hartanya. Sedangkan para Sufi hartanya untuk orang lain. Bagaimana  ia akan pelit dengan harta milik orang lain? Sedangkan ia tidak membenci dan menyenangi harta itu, tidak pula berpaling pada harta tersebut, bahkan tidak butuh pujian, tidak peduli cacian, tidak memandang pemberian, pencegahan, bahaya dan manfaat,  dari selain Allah azza wa-Jalla.
Mereka ini tidak gembira dengan kehidupan, juga tidak gelisah dengan kematian. Yang dinilai sebagai kematian manakala ia mendapatkan amarah Tuhannya, dan yang disebut kehidupan adalah ridhoNya itu sendiri. Kecemasannya ketika dalam kesibukan ramai, dan kebahagaiannya ketika dalam kesendirian. Konsumsi makannya adalah dzikir kepada Tuhannya Azza wa-Jalla, dan minumannya bersumber dari kemesraan denganNya. Bagaimana mereka disebut pelit dengan benteng dunia dan seisinya, sedangkan mereka tidak butuh semua itu?
Ya Tuhan kami, berikanlah kami di dunia kebajikan, dan di akhirat kebajikan (pula), dan lindungi kami dari ‘azab neraka.
by : Rooney El-Battaty <br> @muhammad ilham mabrur

Selasa, 22 Januari 2013

Syeh Zaid Abd. Hamid

wahai guru agung....!
engkau telah meninggalkan kami yang buta akan dzat yang engkau cintai....
jasamu sulit terlupakan dan tiada mampu ternilai oleh nominal prestasi management pendidikan...
aku yang buta sekian lama engkau tuntun beranjak dari tidur panjang yang tiada mampu terlelap.
kau tunjukkan jalan menuju sinar benderang hakikat hamba....
senyummu telah mampu meradang merasuk dan merobek hatiku yang hampir tak berjiwa nurani.
keagungan yang kau tutup rapat membuat harga permata keilmuan naik menganga memancarkar air kemurnian ilmu alami keesaan allah.
yaa rabb....!
ampunilah kekasih kami yang menjadi pengagummu dengan cinta hakikinya....
tempatkanlah dia dalam firdaus keabadianmu kelak....
karna ia beramal tanpa ujung waktu dengan tanpa perasaan beramal....
karna dzikirnya mengabadikan asma agunmu yang teramat agung tanpa batas keagungan.....
karna ialah perdamaian yang menjelma dimuka bumi ini.....
اللهم اغفر له وارحمه وعافه وعف عنه
مربي روحنا الشيخ زيد عبدالحميدالحج

Yakin

keyakinan tumbuh karna keimanan yang kukuh.
sehingga baginda nabi SAW bersabda " sabar ialah separo bagian dari iman sedangkan yakin ialah keimanan yang utuh.
mengaoa begitu....?
karna kesabaran yang hakiki ialah kesabaran yang disertai dengan keimanan yang utuh, betapa tidak!
karna letak keimanan seseorang bukan hanya terletak pada kesabaran yang tampak, akan tetapai keimanan yang yang tampak dalam mata batin seorang mukmin pastilah menyertakan unsur kesabaran yang tanpa batas.
dan itu semua akan bisa kukuh secara keseluruhan apabila keyakinan sebagai pondasinya telah tertancap di hati sanubari para mukmin sejati sehingga mampu merasuk menembus dinding jiwa sebagai memori lubuk hati yang paling dalam.
dengan satu sandaran yang dapat membuahkan satu buah pemikiran ( Natijah ) bahwa " sabar tak ada batasnya, karna surga tak berbatas "
barang siapa yang membatasi sabar maka ia telah membatasi amalnya sebagai kebanggaan yang disangkanya dapat mengantarkanya kepintu surga kelak.
dan batas kesabaran ada pada ruangan sebelum menginjak pintu surga, yakni neraka.

Indah

dalam renung tafakkurku, aku menemukan sesosok indah dalam ranah imajinasiku.
terlena ku dalam lamunan mengalir membawa jiwa dan ragaku terjun nan bagaikan air terjun niagara.
terjebak sukmaku dalam pusaran titik air terjun lamunanku.
betapa indah sosok itu yang mampu membawaku dalam ketiadaan nyata .
yang mampu meniadakan bahwa aku ada oleh karna aku yang terlena dalam buaian imajinasi peranya yang elok dan menawan.
sosok lemah lembut yang penuh sbtansi keihlasan, bukan dibungkusnya saja.
ya allah.....!!!
sertakan aku dibawah bedera perdamaianya!
wahai kasih yang ku puja hidup dan mati...!
tak sanggup ku menatap keelokan budimu yang agung maha agung karna kemaha agungan penciptamu.
menetes air mataku dalam linangan haru yang bisu tanpa ungkap kata.
keindahanmu tak mampu ku ungkap dengan kata baris kalimat indah.
karna perilakumu telah menuliskan keindahan yang tak kan mampu dari manusia ini tuk menuliskan tulisan hidup indahmu.
engkau tertulis dalam rasa cinta kekasihmu.
dan aku mengukir dalam rasa rindu akan dirimu.
akankah ku mampu menuliskan dalam bentuk prilaku yang mencontoh hasanahmu.
seteteskah. atau setitik saja ak riang.
karna engkau penutup keindahan nabi keindahan penghuni alam.
sebagai uswah kaca figur umat terbesar ini.

management surga

berjalan ku mengarungi samudra keindahan,
merajut satu asa tertumpu pada sosok surgawi penghuni dunia pancarnya.
ijab kabul adalah satu rentetan proses pinangan seorang jejaka.
berjalan kekamar membentuk proses keindahan idaman para surgawan.
secawan air kenikmatan tumpah dalam lumbung pembentukan generasi bangsa.
membentuk cinta dirajut sayang.
akal nafsu duniawi terbakar lumpuh oleh hati surgawi penuh kasih.
kedewasaan merintis budi yang kian hari silih berganti dengan badai balak uji.
ilmu yang melaut merendam gelora nafsu insani.
mengalahkan kekuatan syaitan perayu nafsu.
insan bahagia oleh karena sayangnya pada kekasih, serta cintanya kepada ilahi.
karna ilmu mampu mengalahkan nafsu yang enggan tertunduk malu.
barjalan sabar tanpa batas.
karna surga tak berbatas.

Senin, 21 Januari 2013

manusia tak uabahnya tanah timbunan yang memiliki karakter kehidupan untuk cukup membuktikan wujud sang maha pencipta, dan sebagai ajang intropeksinya manusia haruslah ingat bahwa semua unsur yang ada pada diri pribadi masing-masing merupakan unsur terendah dari berbagai mahluk ciptaan sang maha penguasa, maliaikat tecitakan dari cahaya, iblis dari api, dan manusia dari segumpal tanah yang proses tampaknya adalah tetesan air hina yang bersua dan bermuara didalam rahim.
lalu manakah kebanggaan yang harus dibangga-banggakan...?
dan manakah derajat tinggi yang diidolakan...?
semua runtuh berbentuk tetesan keringat yang hingga kemudian membentuk partikel-partikel keras menyerupai tanah yang basah oleh air.
oh manusia..! masih pantaskah engkau membusungkan dada...?
masih layakkah orang menyebutmu manusia yang memiliki kesempurnakan oleh karna punya fikiran yang saya kira tak seberapa jenius...?
masih pantaskah engkau menyatakan atas kesuksesanmu...?
oleh karena engkau dikaruniai kekayaan yang melimpah ruwah.....?
gunakanlah akalmu untuk tafakkur, dan tidurlah engkau dalam tafakkur panjangmu, serta bangunlah membawa hasil positif buah dari tafakkurmu yang pasti baik-baik itu.
by : rooney el-battaty

Jumat, 18 Januari 2013

cinta ataukah cita

dalam sepak terjang yang menjadi penawaran pribadi tuk meraih suatu tujuan, manusia hanya mampu mengandalkan redaksi akal yang sebenarya tak mampu menolak keterbasan untuk membatasi beberapa virus yang masuk dalam ranah cuci otak,yang sebenarnya virus itu adalah satu wabah yang mengandung sekian banyak bakteri  yang membentuk partikel beracun yang mampu memalingkanya dari sang tuhan maha pengampun.
maka dari sini dibutuhkanlah sarana sebagai media penghantar tuk menggapai kesuksesan akan kesucian yang hakiki.
yaitu media thariqat yang benar, sehingga mampu mengistirahatkan akal fikiran serta menata media hati.
karna akal adalah tempat muara nafsu akan tatapi dapat melahirkan beberapa ide jenius termasuk syari"at islam, sedangkan hati adalah wadah yang mampu menerima ilham bagi para uliya dan mu"jizat bagi para nabi, sehingga berjalanlah seiring seirama wahai akal dan hati yang bertuan.....!!!!


rooney el-battaty

Kamis, 17 Januari 2013

hukum allah adalah kepastian yang hakiki


sebenarnya manusia banyak terjebak dalam area pemandangan yang terkesan mewah dalam bungkusnya akan tetapi hancur dalam kualiltasnya.
akan tetapi letak kepiawaian manusia akan keberuntunganya takkan pernah lepas dari jeratan takdir yang tak terlawan oleh pengaruh arus manapun.
yang perlu digaris bawahi bahwa orang pintar masih kalah dengan orang untung.
karna surga tempatnya orang untung bukan orang pintar ataupun orang alim.
seandainya suga tempatnya orang pintar ataupun orang alim maka barseso masuk surga.
wallohua"lam.
rooney el-battaty