#melayang {position:fixed;_position:absolute;bottom:30px; left:0px;clip:inherit;_top:expression(document.documentElement.scrollTop+document.documentElement.clientHeight-this.clientHeight); _left:expression(document.documentElement.scrollLeft+ document.documentElement.clientWidth - offsetWidth); }
Tampilkan postingan dengan label kata bijak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kata bijak. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Januari 2013

hukum allah adalah kepastian yang hakiki


sebenarnya manusia banyak terjebak dalam area pemandangan yang terkesan mewah dalam bungkusnya akan tetapi hancur dalam kualiltasnya.
akan tetapi letak kepiawaian manusia akan keberuntunganya takkan pernah lepas dari jeratan takdir yang tak terlawan oleh pengaruh arus manapun.
yang perlu digaris bawahi bahwa orang pintar masih kalah dengan orang untung.
karna surga tempatnya orang untung bukan orang pintar ataupun orang alim.
seandainya suga tempatnya orang pintar ataupun orang alim maka barseso masuk surga.
wallohua"lam.
rooney el-battaty

hukum allah adalah kepastian yang hakiki

 

hukum pasti

bila tuhan telah mengizinkan dua pasang kekasih bersua, maka tuhan juga telah menentukan waktunya tuk berpisah.
bila tuhan berkehendak, maka akal takkan sanggup merusak dan hati tertunduk sejenak.
perjalanan ini hanyalah bunga dari sandiwara kehidupan yang tak bisa lepas dari kemaha sucian sang pencipta dalam sagala sudut kehidupan, maka bersamalah engkau dengan allah, maka apabila engkau tidak bisa maka bersamalah dengan orang-orang yang selalu bersamaan dengan allah.
 
 

Rabu, 16 Januari 2013

Sadar Dalam Tidur Panjang


                     Sadar dalam tidur panjang
Dalam hembusan roh yg berdengkuran .....
Meretas dalam angan...
 melayang-layang tinggi jauh ku memandang....
Berderai air mataku diburu firmanmu.....
Ku terhempas dalam alunan syair yg indah menerjang karang dalam kalbu....
Menterjemahkan ayat agungmu....
“Sesungguhnya manusia pasti berada dalam kerugian”
Apakah aku yg ada dibawah naungan ayatmu yg agung ???
Ataukah aku masih berada dalam lingkup rahmatmu yg diburu oleh pecintamu??
Ku tersungkur disela tangisku....
Ku tengadahkan tangan besi penuh kerapuhan dan dosa ini...
Ku meratap disela himpitan daging-daging doa di pelataran rumahmu yg agung,
Ku mengalirkan diri dalam ratapku diatas pemujaanmu yg agung...
Ku temukan rasa yg selama ini belum terpecahan dalam sambut hangat dinding-
dinding mustajabmu...
Retak sudah keangkuhan yg selama ini menghiburku...
Diserang mahlukmu dalam gaibnya rasa mahabbahku padamu...
 yg pernah hilang tersita keindahan duniawi yg fana dalam kehakikian
 dan wujud dalam imajinasi daratan fiktif...
tuhan....!!!
 apunilah samudrera hilafku dalam lautan ampunanmu yg mampu menembus batas
 tanpa batas.........