#melayang {position:fixed;_position:absolute;bottom:30px; left:0px;clip:inherit;_top:expression(document.documentElement.scrollTop+document.documentElement.clientHeight-this.clientHeight); _left:expression(document.documentElement.scrollLeft+ document.documentElement.clientWidth - offsetWidth); }
Tampilkan postingan dengan label sufi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sufi. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Januari 2014

sufisme

Pemikiran Al Hallaj dalam tasawuf Falsafi

Ajaran Abu Yazid tentang ittihad mempunyai pengaruh besar dalam perkemangan filsafat tasawuf sesudahnya. Karena itu pada tahun 244 H/858 M lahirlah Abu Mugis al-Husain bin Mansur al-Hallaj al-Baidhawi di kota Baidha (Iran) yang dikenal dengan al-Hallaj. Agama semula yang dipeluknya adalah Zoroaster kemudian memeluk agama Islam.

Pada usia 16 tahun ia berada di Tustar belajar tasawuf dengan Abdullah Tustari dan pada usia 18 tahun ia berangkat ke Basrah dan Bagdad. Di Bagdad ia belajar dengan Junaidi al-Bagdadi dan Amru bin Usman al-Makki. Setelah menunaikan ibadah haji ia kembali ke Bagdad dan selanjutnya ia mulai mengembara ke Ahwaz, Hurasan, Turkistan, dan ke India ia mempelajari filsafat Hindu dan Budha dan juga mempelajari mistik dan astronomi. Pada usia 58 tahun ia kembali ke Bagdad dengan membawa ajaran yang mengagetkan para ulama fikih dan tasawuf.
Ubaid bin Sa’ad menulis dalam bukunya “Shilat Tarikh al-Thabari” mengutip dari beberapa buku yang ditulis al-Hallaj tentang ajaran fikihnya yang menggemparkan para ulama. Menurutnya orang yang ingin menunaikan ibadah haji dapat saja mengerjakan haji di luar Mekah, ialah dengan melakukan tawaf sekeliling sesuatu yang berbentuk segi empat pada bulan haji, memberi makan tiga puluh anak yatim serta memberi pakaian sepotong pada masing-masing dan uang sebanyak tujuh dirham maka tunailah kewajiban hajinya. Pada bulan Ramadhan orang tidak usah berpuasa tetapi cukup berpuaa selama tiga hari tiga malam secara bersambung dan pada hari keempat ia berbuka dengan meminum minuman tertentu, maka melalui cara ini tunailah kewajiban puasanya seumur hidup. Orang yang mengerjakan shalat sunat mulai tenggalam matahari terus menerus sampai siang hari, dapat menutup kewajiban shalatnya seumur hidup. Orang yang menyedekahkan semua harta yang didapatnya sehari ia dibebaskan dari membayar zakat dan bagi yang bermalam di kuburan syuhada Kuraisy selama sepuluh malam dan pada malam hari ia mengerjakan shalat sunat dan pada siang hari berpuasa dan berbuka hanya dengan roti dan garam dapat menutup seluruh ibadahnya yang wajib.
Di samping ajaran fikih yang ganjil, al-Hallaj juga pernah mengeluarkan kata-kata aneh. Ia berkata kepada para muridnya “Aku yang mengaramkan kaum Nuh, dan akulah pula membinasakan kaum ‘Ad dan Samud”. Katanya kepada para muridnya “Engkau Nuh, engkau Musa dan engkau Muhammad, aku yang memasukkan roh mereka ke dalam tubuhmu”. Dan ia berkata “Aku adalah al-Haq dan tidak ada yang ada dalam jubahku ini kecuali Tuhan”. Ia mengajarkan sebuah munajat kepada para muridnya “Wahai zat dari segala zat, kesudahan segala kesudahan, kami naik saksi bahwa Engkau berbentuk (berwujud) pada setiap masa dalam bentuk dan pada masa ini dalam bentuk Husein bin Mansur, wahai Yang Maha Mengetahui yang gaib”.
Ajaran al-Hallaj yang sangat menggemparkan itu oleh Ibnu Daud dianggap menyesatkan, yang akhirnya al-Hallaj ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara, namun setelah setahun dalam tahanan al-Hallaj dapat melarikan diri dan bersembunyi di kota Sus tetapi akhirnya tertangkap lagi pada tahun 301 H/908 M. Sesudah delapan tahun al-Hallaj menjalankan masa tahanan, kemudian pada tahun 309 H/921 M al-Hallaj diadili di hadapan wazir merangkap Kadi Besar yang bernama Hamad bin Abbas dan atas dirinya dijatuhi hukuman mati. Hukuman mati dilaksanakan sebagai berikut, mula-mula dipukul dengan cambuk dan dipotong kedua tangan dan kaki, dipenggal kepala dan disalib dan tubuhnya dibiarkan beberapa hari di gantung di pintu gerbang kota Bagdad, kemudian dibakar dan abunya dibuang ke sungai Tigris. Pada hari pelaksanaan hukuman, al-Hallaj dikeluarkan dari penjara. Banyak orang yang ingin menyaksikan pelaksanaan hukuman ini terutama oposisi pemerintah yang tenggelam dalam kemewahan. Di antara yang hadir dari kaum shufi kelihatan Abu Bakar Syibli dan Abu al-Hasan al-Wasiti. Al-Hallaj ketika dikeluarkan dari penjara dikawal kepala polisi yang bernama Abdussamad. Setelah sampai ke tempat pelaksanaan hukuman al-Hallaj melakukan shalat dua rakaat dan setelah selesai ia mengucapkan syi’ir yang maksudnya: Aku mencari tempat yang aman di atas permukaan bumi ternyata bumi ini bukanlah tempat yang aman. Kuikuti kehendak nafsuku ternyata aku diperdayakannya, tetapi setelah aku merasa cukup dengan yang ada barulah aku merasa merdeka”. “Aku tidak menyerahkan diriku merasa kesakitan kecuali aku tahu bahwa kematian itu akan menyembuhkannya”.
Algojo Abu al-Haris tampil dengan sikap kejam, muka al-Hallaj ditamparnya sehingga keluar darah dari hidungnya. Orang yang menghadiri ada yang berteriak dan ada pula yang pingsan. Al-Hallaj dengan tenang berkata “Tuan-tuan menjalankan undang-undang dan siapa yang melanggar undang-undang syariat dihukum. Kemudian algojo mematahkan kedua tangan dan kakinya, kemudian dinaikkan ketiang salib dalam keadaan pingsan dan dikala ia sadar muridnya bertanya “hai guru berikanlah kata terakhir apa arti tasawuf. Dengan terputus-putus ia menjawab “yang kau lihat inilah semudah-mudah arti tasawuf”. Setelah kepalanya terkulai dan meninggal, mayatnya dibiarkan beberapa hari dan kemudian mayatnya dibakar dan abunya dibuang ke sungai Tigris.
Inti ajaran tasawuf al-Hallaj terdiri dari tiga pokok; hulul, Nur Muhammad yang qadim dan Wahdatul Adyan.
a. Hulul
Kata “hulul” yang sinonimnya “infusion” diartikan dengan “penyerapan” yakni menyerap keseluruh bagian obyek yang dapat menerimanya (the infusion spreads to all part of the receptive obyec). Hulul yang demikian digambarkan oleh al-Hallaj “hulul lahut fi nasut” (penyerapan roh ketuhanan ke dalam tubuh manusia). Hulul yang seperti ini terjadi bilamana jiwa seseorang teah bersih di dalam menempuh perjalanan hidup batin, berpindah dari satu maqam ke maqam yang lebih tinggi, dari mawam Muslimin, Mukminin, Salihin, dan Muqarabin. Pada tingkat muqarabin ini manusia telah dekat dirinya dengan Tuhan, Di atas tingkat muqarabin, roh ketuhanan (lahut) menyerap (masuk) ke dalam roh manusia dan (nasut) yang akhirnya lenyap (fana) lah roh kemanusiaan karena telah bersatu dengan roh ketuhanan laksana persatuan antara gula dengan air. Dalam kitabnya yang berjudul “Tawasin” al-Hallaj berkata “Kau telah mencampur rohmu ke dalam rohku seperti percampuran air anggur dengan air murni. Apabila sesuatu menyentuhmu maka akupun tersentuh karena kau dan aku satu dalam segala hal”.
Kalau roh ketuhanan telah masuk dan bersatu dengan roh kemanusiaan apa saja yang keluar dari manusia semuanya dari Tuhan. Al-Hallaj dalam “Tawasin” berkata “Aku adalah engkau tidak diragukan, kemahasucianmu adalah juga kemahasucianku, mentauhidkan engkau adalah juga mentauhidkan aku, berbuat maksiat kepadamu juga berbuat maksiat kepadaku”. Karena itu menurut al-Hallaj manusia dapat menjelma menjadi Tuhan atau sekurangnya mempunyai sifat ketuhanan, bukan saja pada diri Isa bin Maryam bahkan siapa saja yang mampu menfanakan dirinya ke dalam Tuhan dan baqa di dalam Tuhan ia akan menjadi Tuhan dan pada saat itu tiak ada perbedaan antara dirinya sebagai nasut (manusia) dan Tuhan sebagai Lahut. Dalam bukunya “Tawasin” al-Hallaj berkata: Aku adalah rahasia al-Haq, bukankah al-Haq itu aku, bahkan aku adalah al-Haq, maka bedakan antara kami”. Perbedaan antara dirinya dengan Tuhan diterangkan al-Hallaj dalam bukunya “Tawasin” katanya “Tidak ada perbedaan antaraku dan antara Tuhanku melainkan dari dua sisi; adanya kami dari pada-Nya dan segala keperluan kami dari pada-Nya.
Apabila roh ketuhanan telah masuk ke dalam tubuh, tidak ada kehendak yang berlaku melainkan kehendak Allah. Roh Allah telah menyerap ke dalam dirinya sebagaimana roh ketuhanan yang telah menyerap ke dalam tubuh Isa bin Maryam. Itulah sebabnya—katanya—Allah memerintahkan malaikat agar bersujud kepada Adam karena dalam tubuh sudah ada roh ketuhanan.
Ajaran al-Hallaj dan ajaran Kristen nampaknya bertemu dalam ide Hulul yang menganggap roh Tuhan dapat masuk ke dalam tubuh Isa al-Masih. Menurut al-Hallaj bukan pada Isa al-Masih saja, roh Tuhan menjelma tetapi juga setiap insan yang telah mampu menfanakan dirinya ke dalam Tuhan sehingga baqa di dalam Tuhan.

b. Nur Muhammad yang Qadim
Pembicaraan tentang asal muasal segala yang maujud sudah dibicarakan dalam kelangan filusuf Yunani. Plotinus salah seorang filusuf Yunani yang pertama yang membicarakan tentang makhluk pertama atau limpahan pertama dari Tuhan. Plotinus menamakan nous yang kemudian dikembangkan oleh para filusuf di belakangnya di antaranya al-Farabi dan Ibnu Sina menamakannya akal pertama, al-Hallaj menamakannya Nur Muhammad, Ibnu Arabi menamakannya Al-Hakikatu al-Muhammadiyah dan Suhrawardi menamakannya Nur Pertama.
Nama-nama ini sesudahnya mengacu kepada makhluk pertama atau limpahan pertama dari Tuhan yang oleh para filusuf juga dinamakan “hyle” atau dalam bahasa Arabnya “hayula” atau juga dinamakan “Materia Prima”. Menurut penelitian bahwa al-Hallajlah yang pertama kali membawa ide kejadian alam ini dari Nur Muhammad dalam dunia tasawuf. Menurutnya Nur Muhammad itu terjadi dua rupa. Rupa yang pertama yang qadim yang terjadi sebelum terjadinya semua yang ada ialah Nur-Nya. Kedua ialah rupanya sebagai manusia, sebagai nabi dan rasul urusan Tuhan, dan rupa yang seperti inilah yang menempuh fana atau mati. Nur Muhammad adalah asal segaa sesuatu dan bersifat qadim karena kedekatannya dengan zat Tuhan dalam martabat. Nur Muhammad dikatakan qadim karena Nur Muhammad itu berada pada martabat kedua yaitu martabat wahdah (penmapakan pertama) atau ta’ayun (identifikasi) dari Tuhan yang berada pada martabat pertama ialah martabat ahadiyah, martabat mutlak zat atau “la ta’ayun” yakni tidak menampakkan diri, sunyi dari sifat dan segala bentuk kaitan, Ia merupakan “kunhu zat” (essensi) al-Hak. Maka melalui martabat wahdah Tuhan menampakkan diri, karena pada martabat ahadiyah (Esa Mutlak) tidak mungkin dikenal maka melalui Nur Muhammad, Tuhan baru dapat dikenal melalui hakikat, sifat, dan asma-Nya, dan melalui pengetahuan (ma’rifat). Menurutnya melalui Nur Muhammad, Tuhan memanifestasikan hakikat, sifat dan asma-Nya secara langsung. Seterusnya Nur Muhammad memancarkan sinarnya kepada setiap hati manusia yang masih tertutup dengan hijab, dosa dan kecintaan kepada selain Allah, manusia yang mampu menerima sinar tersebut hanya hati yang suci dan terbuka untuk menerima hakikat sifat dan asma-Nya dan seterusnya ia dinamakan “insan kamil” yakni manusia yang sempurna.
Pengakuannya terhadap Nur Muhammad yang qadim hanya beda qadimnya dengan qadim zat Tuhan adalah zat Tuhan itu qadimnya lebih dahulu dalam sebutan, Roh manusia berasal dari Nur Muhammad yang qadim, ia dapat bersatu dengan Nur Muhammad yang qadim.
c. Wahdatu al-Adyan
Di samping ide Hulul dan Nur Muhammad yang qadim, al-Hallaj juga mengemukakan pandangannya bahwa semua agama yang namanya berbeda-beda Islam, Yahudi, Kristen, dan lainnya hanyalah perbedaan nama, namun hakikatnya satu jua. Semua agama yang namanya berbeda-beda adalah jalan menuju Allah. Orang yang memilih agama atau lahir dalam lingkungan keluarga yang menganut salah satu agama, bukan atas kehendaknya sendiri, tetapi telah ditentukan atau sudah ditakdirkan Allah. Dan begitu juga ibadah (ritual) yang berbeda warna dan cara, isinya hanya satu ialah untuk mendekatkan diri kepada Allah. Pada hari ini orang boleh saja beribadah dalam mesjid, besok dalam gereja, dan seterusnya dalam pura, karena tempat-tempat itu juga tempat menyembah Allah. Karena itu menurut al-Hallaj tidak perlu seorang menganggap agama yang dianutnya yang benar, tidak perlu seorang mencela agama lain karena agama itu semua benar karena adalah agama Allah, memeluk sesuatu agama adalah berdasarkan takdir Allah. Tidak perlu bersengketa karena agama, tetapi yang penting setiap pemeluk agama memperdalam agamanya masing-masing. Pandangannya tentang wahdatul adyan (kesatuan agama) juga tidak terlepas dari sorotan para ulama.
Inilah tiga pokok ajaran al-Hallaj yang menggegerkan para ulama fikih yang tidak menerima pandangannya dalam bidang fikih, sehingga mereka mengeluarkan fatwa penyesatannya. Juga orang shufi seperti Junaidi al-Bagdadi sangat menentang ajaran al-Hallaj dan mengatakan ajaran al-Hallaj tersesat. Karena itu dalam buku-buku tasawuf mengeluarkan al-Hallaj dari jajaran shufi dan ajarannya dianggap tersesat, ajarannya bukan tasawuf tetapi mistik, al-Hallaj bukan shufi tetapi mistikus.
Setelah al-Hallaj mati di tiang salib pada tahun 309 H/921 M, setelah diadili di depan Kadi Besar al-Hamid bin Abbas, semua karyanya dilarang beredar, dilarang menjual dan membelinya, sehingga ajarannya hanya beredar dari mulut ke mulut dari para muridnya atau melalui catatan para penulis sejarah yang sempat mencatat sebagian pendapatnya. Setelah al-Hallaj meninggal para pengikutnya masih giat menyebarkan ajarannya dengan diam-diam. Mereka sengaja mengeluarkan isu-isu yang menyesatkan dan berita-berita bohong yang disebarkan untuk menarik para pengikutnya, bahwa yang naik ketiang salib bukan al-Hallaj tetapi orang yang diserupakan dengan al-Hallaj bahkan katanya mereka bertemu dengan al-Hallaj setelah beberapa waktu setelah peristiwa penyalibannya, yang nampaknya cerita itu diambil dari cerita tentang penyaliban Isa al-Masih.


by:sadar syahroni

Kamis, 07 Februari 2013

HIKMAH

permainan akal sebagai ujung tombak yang diperankan nafsu = menari-nari diatas derita kekalahan akan kemiskinan budi pekerti luhur....
hati yang bersemayam dalam teduhnya sanubari seolah mati terpesona oleh tipuan yang mendayu bak nahkoda yang terlena oleh pesona alam indah didepanya....
tanpa sadar alam itu maya nan fana tak terumpamakan.....
adakah kelembutan salju yang dapat membasuh lumuran darah percikan amarah yang terbuai dalam aura angkara murka.....?!
aku butuh kesejukan salju itu....
aku mendambakan teduhnya buaian damai penyejuk hati....
yaa... maha pengampun....!
sertakan doaku dalam naungan rahmatmu untuk dalam menembus dinding-dinding mustajabmu....
ku baca segala yang bisa ku baca...
dalam berbagai bahasa runduk hamba....
hingga saat menempuh jemputan ajal yang menunggu dipintu batas suratanmu......
اللهم هون علينا من السكرة الموت

Rabu, 06 Februari 2013

hikmah

medan senyum khas rasul membiaskan senyum kedamaian sebagai tauladan cermin budi pekerti luhur yang tiada tanding menembus kerasnya batu keangkuhan yang rapuh nan bagaikan kelapa yang keras diluar akan tetapi busuk didalam.....
akankah ada yang bisa menandingi senyuman khasnya..
pengakuan nabi bukan atas perintah sendiri akan tetapi mandat resmi dari sang penguasa.
percayakah jika seseorang mengakui dirinya sebagai sang nabi setelah pintu kenabian tertutup rapat......?!
pengakuan tak memiliki harga kualitas tinggi, malh kan membawanya dalam jurang kelabu membakar kalbu.
penjara dunia awal pemasunganya sebagai buntut keresahan diri.
hawiyyah tempat kekal yang tak disangka menjadi rumah impianya.
astaghfirulahal 'adzim.....

by : rooney el-battaty

Kamis, 31 Januari 2013

KATA BIJAK

 INTROPEKSI

SIAPA SANGKA BILA MANUSIA HANYA SEUMUR JAGUNG....?!
HARAPAN YANG TAK PASTI SUDAH TERUKIR DI UBUN-UBUN....
SEDANGKAN KEPASTIAN YANG PASTI TAK TERNILAI DALAM FIKIR BIJAKSANA...
BERAMAL KARNA TERPAKSA MEMBUAT DIRI TERANIAYA...
BERAMAL TIDAK KARNA IMBALAN DAN JASA MEMBUAT ORANG BERBAHAGIA KARNA CEPAT DI LUPA....
BERAMAL LILLAHI TA'ALAA PASTI LUAR BIASA KARNA DIRI TAK TERANIAYA DAN PASTI DAPAT MERENGKUH KEBAHAGIAAN UNTUK MASA YANG AKAN DATANG, KARNA IA MAMPU MEMANDANG KEDEPAN.
MAJULAH TERUS DALAM UJI BAROMETER AMALMU...
SERTA JANGANLAH MEMANDANG KEBELAKANG DALAM UJI KETAHANAN MESIN HATIMU TUK MENGHINDARI TIPU NAFSU YANG MERUSAK LAJU MESIN AMALMU.
BERKARYALAH DALAM KARSAMU YANG MAMPU MENGUKIR SEJARAH DIATAS BATU KEHIDUPAN YANG KAN KAU TINGGALKAN DISAAT ENGKAU PULANG SEBAGAI KENANGAN YANG TAK TERLUPAKAN, SEHINGGA MAMPU MEMBANGKITKAN KEINGINAN INSAN UNTUK SAMA MAMPU MENGUKIR SEJARAH DALAM KEHIDUPAN DIATAS BATU, SEBAGAIMANA YANG KAMU LAKUKAN WAKTU ITU..
BERPRINSIPLAH PADA SATU TUJUAN HATI YANG MAMPU BERBILANG 2 3 4 dst DALAM APLIKASI PERBUATAN AMALMU SEHINGGA DAPAT MENGHISILKAN TUJUAN NILAI 10 UNTUK PANDANGAN MATA SEJATIMU.
SEMANGATLAH DALAM MENEMPUH HIDUP YANG SELALU BARU INI, KARNA ENGKAU AKAN MENUAI HASIL DALAM KEHIDUPAN KEDUA YANG BARU AKAN TETAPI KEKAL SELAMANYA BERSAMA DZAT YANG MAHA SATU.


by : rooney El-Battaty

kata bijak

 KATA YANG BERAKAR
 
KEBIASAAN RAJA JAWA :
JIKA TANGAN KANAN BERBUAT MAKA TANGAN KIRI TAK BOLEH TAU.
KEBIASAAN RAJA HUTAN :
JIKA TANGAN KANAN BERBUAT TANGAN KIRA HARUS TAU.
MAKA BIASAKANLAH DALAM AMAL KEBAIKAN SEPERTI KEBIASAAN RAJA JAWA.
SERTA BERSIKAPLAH KSATRIA DENGAN SIFAT GENTLEMU TUK SELALU TERBUKA DALAM TIAP PERSATUAN YANG BERSIFAT ORGANISASI PUBLIK.
KARNA GAJAH MATI MENINGGALKAN GADINGNYA SEDANGKAN HARIMAU MATI MENINGGALKAN BELANGNYA.
MAKA BUATLAH GADING YANG AKAN KAU TINGGALKAN SEBAGAI HAL YANG PENUH DENGAN KETULUSAN.
DAN JANGAN LUPA TIADA GADING YANG TAK RETAK.
SEHINGGA SEPANDAI-PANDAI TUPAI MELONCAT PASTI KAN JATUH JUA.
BERSEMANGATLAH DALAM BELAJARMU, KARNA BERAKIT-RAKIT KITA KEHULU BERENANG-RENANG KETEPIAN
DITEPI PASTI KAU AKAN MERASA SENANG.
SERTA OPTIMALKANLAH PERSATUAN BANGSA YANG DI AWALI DARI ORGANISASI KECIL PENUH KEKELUARGAAN.
KARNA BERSATU KITA TEGUH, BERCERAI KITA RUNTUH.
KARNA DENGAN BERSATU, KITA TELAH MEMBANGUN DAN MEMPERKOKOH PRIBADI KITA SEBAGAI MAHLUK SOSIAL SEHINGGA DAPAT TERBANGUN VISI DAN MISI PERANG " MAJU TERUS PANTANG MUNDUR " KARNA MAJU KENA MUNDUR PUN JUGA KENA "
DAN JANGANLAH JADI BANGSA YANG PENGECUT, AKAN TETAPI WUJUDKAN VISI " MAJU TERUS PANTANG MUNDUR " TERUS TERANG MATAHARI TERANG TERUS " KARNA AJAL BELUM MENJEMPUT.



by : Rooney El-Battaty

HIKMAH

♥ Orang yang SEJAHTERA di pimpin oleh IMANnya.
♥ Orang yang BIJAK di pimpin oleh AKALnya.
♥ Orang yang BINASA di pimpin oleh AMARAHnya.
♥ Orang yang BODOH di pimpin oleh KEJAHILANnya.
♥ Orang yang ZALIM di pimpin oleh NAFSUnya.

♥ Imam Ali bin Abi Thalib r.a berkata :
♥ Andaikata tiada LIMA perkara nescaya seluruh manusia itu menjadi SOLEH belaka.

♥ Pertama : Dia PUAS dengan KEBODOHAN nya.
♥ Kedua : Dia TAMAK terhadap DUNIA.
♥ Ketiga : Dia BAKHIL dengan KELEBIHAN yang dia ada.
♥ Keempat : Dia RIAK dalam AMALAN nya.
♥ Kelima : Dia SOMBONG kehebatan AKAL nya.
 https://www.facebook.com/

Minggu, 27 Januari 2013

undangan

hai para sobat!
besok seminggu lagi akan di agadakan satu agenda penting, yakni pembacaan puisi yang akan di iringi musik rebana oleh group rebana dari jember yang akan saya bacakan sendiri berjudulkan " SINAR DALAM KESESATAN " yang pernah saya tulis di sini.
BAGI PARA SOBAT YANG INGIN BERPARTISIPASI SILAHKAN MENGHUBUNGI KAMI DI 085746894723 - 082336304547
klik facebook kami " sibuta dari guatamala " dan page kami di " Ragam sastra bahasa "
by : Rooney El-Battaty

Kamis, 24 Januari 2013

saat kebangkitan pemuda

PESAN SYEH ZAMAKHSYARI YANG DIKUTIP OLEH PENGARANG SYEH ASH-SHOBAN
ان قومي ثجمعوا # وبقثلي ثحدتوا
لاابالي بجمعهم # كل جمع مؤنت
sesungguhnys kaumku sedang berkumpul # mereka berdiskusi ingin membunuhku
aku tak menghiraukan gerombolan itu # karna setiap perkumpulan ( himpunan ) dihukumi wanita ( walaupun komunitasnya terdiri dari banyak pria )
marilah singsingkan lengan baju kita, jangan sampai jadi bangsa yang penakut.........
MAJU TERUS PANTANG MUNDUR KAYAK GUS DUR.........








PANCASILA

Tujuh abad lebih, lamanya kita berpancasila, tanpa lambang dan tanpa nama, akan tetapi sejauh ini apa prestasi yang dapat kita capai setelah bangsa ini belajar mengkaji BHINEKA TUNGGAL IKA itu...?
peperangan, kekerasan, disebabkan oleh perbedaan prinsip baik teologi, agama, sosial, budaya, warna kulit,etnis, bahkan ras hingga individu.
majukah bangsa ini dengan perbedaan yang ditawarkan menyalahi faham BHINEKA TUNGGAL IKA yang tiap kali menampilkan teori ilmiah...?
apakah ilmu sebagai teori ilmiah yang memiliki satu landasan hukum justru membuat kita seakan dibodohi satu meter dari jangkauan otak akal kita,,,,?
semua ilmu takkan pernah ada yang jelek karna pemiliknya adalah dzat yang maha ilmu ( mengetahui ).
mengapa saat terdesak kita justru mampu bersatu dengan segala perbedaan yang ada dalam pembuktian pra 17 agustus 1945....?
apakah bangsa ini dengan gampangnya melupakan kenangan indah sebagai saudara satu bendera satu tujuan....?
akankah semudah itu kita terkalahkan oleh akal nafsu angkara murka yang telah penuh terlapisi oleh teori keilmuan...?
atau jangan-jangan ilmu jualah yang telah membutakan mata hatimu....?
jika begitu berarti kita dituntut untuk intropeksi diri dengan media psikiater pribadi masing-masing.
buanglah akal yang tak berbudi dengan dalih sila kedua pancasila yakni kenanusiaan yang adil dan beradab.
janganlah masuk dalam ranah  من ازدادعلما ولم يزددهدالم يزددمنالله الابعدا
barang siapa yang bertambah ilmunya, akan tetapi tidak bertambah hidayahnya, maka jangan menganggap dirinya dekat dengan allah bahkan jauh dari rahmat allah ( dibenci )
by : Rooney El-Battaty


اللهم صل علي محمدوسلم

 


lantunan kidung cinta mengalun sepi, terlukas sgala makna sucinya cinta.
terhimpit dalam palung sukma.
diratap doa mengiring syahdu himpitan daging-daging harapan.
saat ku terantuk pada dinding mustajabmu, ku rasakan resah penuh tanya....
tanyaku bukan tanya manusia biasa...
jawabnya biasa menjawab rintihan....
pemberian ini apakah nikmat yang harus aku syukuri,...
ataukah syukur dalam permintaan rentetan doa yang harus ku nikmati...?
mengapa engkau cepat kabulkan permintaan dalam ungkap doaku...?
apakah ungkapku salah dalam memanjat...
jibril mengkhabarkan, barang siapa yang doanya cepat terkabul, itulah dia yang dibenci parau suaranya yang melengking....
ampunkan aku yang salah dalam bernuansa hati, dan terbeban saat berkunjung dalam memanjat arah mustajabmu.
karna hatiku butuh pendidikan dalam berkunjung kehadiratmu....
ربي اغفرلي واواادي ولرحمهماكماربياني صغيرا
اللهم صل علي محمدوسلم
by : Rooney El-Battaty

Rabu, 23 Januari 2013

sufisme

Kesederhanaan hidup adalah konteks yang dijalankan oleh seorang sufi agar berhasil kembali selamat berjumpa dengan penciptanya.Berkali-kali saya dihujat bahwa saya sesat ketika mengatakan bahwa hidup bernilai dalam kesederhanaan.Seorang ibu muda yang eksekutif muda sebuah BUMN mengatakan itu pada saya."Konsepmu itu ngawur!Mana ada Islam mengajarkan tidak mencari dunia?"Begitu katanya.Saya lalu mengungkapkan fakta-fakta sejarah sebagai berikut bahwa konsep Islam bukanlah pengejaran aspek materi yang membelenggu jiwa (materialisme dialektika).Bukti-bukti tersebut antara lain :

A. Rasulullah SAW seorang yang hidup sangat sederhana walaupun Beliau adalah Raja dari sebuah umat yang kaya yang menguasai 2/3 dunia saat itu.Ketika beliau wafat rumahnya hanyalah sebuah pondok dari batuyang sangat sederhana.

B. Semua sahabat Rasulullah SAW semuanya adalah sufi-sufi yang mengikuti prinsip hidup beliau.Salah satunya adalah Salman Al Farisi.Seorang Budak yang dibebaskan Rasulullah SAW dan ahli strategi perang ulung(anda bayangkan seorang budak bisa jadi seorang ahli strategi perang ulung sewaktu perang Khondak,jika tidak mendapat hikmahNYA bagaimana bisa?).Salman Al Farisi menjadi Gubernur Syam (Suriah) dan
termasyhur karena sederhana dan sangat bijaksana.Saking bijaksananya banyak Kepala Negara berkunjung sekedar untuk studi banding tata negara kesana.Pada suatu hari ada sekumpulan kepala negara datangberkunjung ke Istana Gubernur yang megah.Nampak seorang buruh angkut datang dan menyapa mereka lalu membawakan barang mereka masuk ke Istana.Lalu bertanyalah mereka kepada buruh itu,"Kami inginbertemu Tuan Gubernur Salman Al Farisi yang termasyhur,semoga beliau berkenan menemui kami!"Kata mereka."Sebentar ya,saya ganti baju dulu!"Kata buruh itu dengan santai."HAH!"Mereka terkejut.
Ya begitu sederhana dan santainya seorang sufi sehingga materi dan cover (permukaan) bukanlah menjadi tujuan atau hasil akhir melainkan sebuah akibat dari proses perhambaan saja.Bukan pengejaran atas
realitas.Berbeda dengan konsep Islam pasca Muawiyah.Setelah masa bani Umayah konsep Islam menjadi bergeser kepada pengejaran realitas materi sebagai simbolisme kesuksesan dan ukuran dihormatinya seorangmanusia hidup di dunia.Hal itu berlangsung sampai sekarang.

C. Contoh lainnya adalah Shalahudin seorang Raja dan panglima perang yang sangat bijaksana,terpelajar dan mampu menempatkan segala sesuatu pada konteksNYA.Bahkan ketika perang Salib berlangsung,adabseorang muslim yang berjiwa ksatria dia pegang teguh yaitu tidak merusak keadaan,tidak berbuat aniaya dan fokus pada perbaikan akhlak.Obyek yang diserang adalah sikap hidup yang keliru bukan subyeknya.
Kembali kepada konteks hakikat kesederhanaan dalam Islam.Konsep kesederhanaan ini diwujudkan dalam bentuk konsumsi materi yang tidak berlebihan dengan pemuasan nafsu inderawi melainkan fokus padamanfaat yang tidak berlebihan.Apakah dalilNYA?Ingat,gunakan Qalbu yang bersih untuk memahami ayat-ayat Allah SWT.Dan jangan gunakan nafsu pembenaran diri.Inilah salah satu konsep dasar belanja dengan cara
sederhana sebagai bagian dari konsep hidup kesederhanaan yaitu tidak berlebih-lebihan dan melampaui batas.
Surah Al Baqarah 272 :

لَّيْسَ عَلَيْكَ هُدَاهُمْ وَلَـكِنَّ اللّهَ يَهْدِي مَن يَشَاءُ وَمَا تُنفِقُواْ مِنْ خَيْرٍ فَلأنفُسِكُمْ وَمَا تُنفِقُونَ إِلاَّ ابْتِغَاء وَجْهِ اللّهِ وَمَا تُنفِقُواْ
مِنْ خَيْرٍ يُوَفَّ إِلَيْكُمْ وَأَنتُمْ لاَ تُظْلَمُونَ
Indonesia :
[2 : 272] Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi Allah yang memberi petunjuk (memberi taufiq) siap yang dikehendaki-Nya. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (dijalan Allah), maka pahalanya itu untuk kamu sendiri. Dan janganlah kamu membelanjakan sesuatu melainkan karena mencari keridhaan Allah. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan, niscaya kamu akan
diberi pahalanya dengan cukup sedang kamu sedikitpun tidak akan dianiaya. (QS. 2:272)
English :

[2 : 272] You are not responsible for guiding anyone. GOD is the only one who guides whoever chooses (to be guided). Any charity you give is for your own good. Any charity you give shall be for the sake of GOD.Any charity you give will be repaid to you, without the
“…Dan janganlah kamu membelanjakan sesuatu melainkan karena mencari keridhaan Allah. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan, niscaya kamu akan diberi pahalanya dengan cukup sedang kamusedikitpun tidak akan dianiaya”.
Ridho Allah adalah kata kunci dalam konsep hidup kesederhanaan agar hidup kita menjadi seimbang dalam proses perhambaan secara totalitas berserah diri kepadaNYA.Karena Islam adalah berserah diri secaratotalitas kepadaNYA tanpa alasan apapun dengan seyakin-yakinnya dan tanpa prasangka.
Lalu apa yang menjadi tolak ukur dalam sikap hidup kesederhanaan ini :

A. Belanja pada konteks manfaat bukan pada pengejaran pemenuhan nafsu
Apakah contohnya?Contoh seorang wanita eksekutif memiliki 1 lemari penuh sepatu yang bermerk dari luar negeri adalah contoh sikap hidup hedonis dalam pengejaran nafsu.Sikap hidup sederhana menghendaki kitabijak untuk membeli sepatu seperlunya,indah namun tidak berlebih-lebihan.Sisa uang bisa diperuntukkan menolong orang miskin,anak yatim,mengangkat anak dari panti asuhan,membuat perpustakaan yang
bermanfaat untuk orang banyak,riset dan pengembangan Islam dsb.

B. Ikhlas bukan Culas.
Sederhana berarti sikap hidup yang menerima keadaan,menerima kebenaran dari siapapun dan menghormati siapapun dalam berbagai keadaan.Bukan memanipulasi fakta kebenaran orang lain karena dirinyatersaingi.Contoh :Seorang sufi muda brilian muncul,ustadz tua yang hidup dari situ banyak yang merasa tersaingi lalu menggunakan berbagai macam cara agar orang lain tidak mengakui dan menerimanya.Itu Culas
bukan ikhlas namanya.

C. Sederhana itu tidak memihak namun penuh kontrol dalam penempatan konteks kebenaranNYASikap hidup sederhana itu mampu menempatkan keadaan pada konteks kebenaranNYA sehingga tercipta harmoni kehidupan yang stabil dan dinamis.Tidak memihak disini dimaksudkan adalah Qalbu yang pasrah
atau "0" (nol) secara totalitas kepadaNYA namun berikhtiar secara maksimal.Kontrol pada kebenaranNYA adalah mengutamakan hakikat kebenaranNYA daripada kebenaran pribadi/individu.

D. Sederhana itu fokus pada pelayanan kehendakNYA dan mensinergikan dengan kehendak individu yang penuh nafsu untuk dikalahkan dan dikendalikan
Kesederhanaan yang penuh pelayanan kepada kehendakNYA adalah sederhana yang sabar dengan ilmu.Memiliki sikap dan prinsip yang kuat,atau bisa dikatakan lembut namun keras,beriak namun dalam,halus namuntegas,bernegosiasi namun prinsipil,fleksibel namun berkarakter,bergelombang namun lurus.Hukum paradoks kesederhanaan ada pada konsep kesederhanaan.Di situlah fungsi manusia untuk mengambil keputusan
dan memberikan nilai hakikat keseimbangan dalam dirinya.Jadi bagaimana?Masih ingin bergaya hidup mewah?Sekian terima kasih.Semoga Allah SWT merahmati.Amin.

by: Rooney El-Battaty

Selasa, 22 Januari 2013

Syeh Zaid Abd. Hamid

wahai guru agung....!
engkau telah meninggalkan kami yang buta akan dzat yang engkau cintai....
jasamu sulit terlupakan dan tiada mampu ternilai oleh nominal prestasi management pendidikan...
aku yang buta sekian lama engkau tuntun beranjak dari tidur panjang yang tiada mampu terlelap.
kau tunjukkan jalan menuju sinar benderang hakikat hamba....
senyummu telah mampu meradang merasuk dan merobek hatiku yang hampir tak berjiwa nurani.
keagungan yang kau tutup rapat membuat harga permata keilmuan naik menganga memancarkar air kemurnian ilmu alami keesaan allah.
yaa rabb....!
ampunilah kekasih kami yang menjadi pengagummu dengan cinta hakikinya....
tempatkanlah dia dalam firdaus keabadianmu kelak....
karna ia beramal tanpa ujung waktu dengan tanpa perasaan beramal....
karna dzikirnya mengabadikan asma agunmu yang teramat agung tanpa batas keagungan.....
karna ialah perdamaian yang menjelma dimuka bumi ini.....
اللهم اغفر له وارحمه وعافه وعف عنه
مربي روحنا الشيخ زيد عبدالحميدالحج

Yakin

keyakinan tumbuh karna keimanan yang kukuh.
sehingga baginda nabi SAW bersabda " sabar ialah separo bagian dari iman sedangkan yakin ialah keimanan yang utuh.
mengaoa begitu....?
karna kesabaran yang hakiki ialah kesabaran yang disertai dengan keimanan yang utuh, betapa tidak!
karna letak keimanan seseorang bukan hanya terletak pada kesabaran yang tampak, akan tetapai keimanan yang yang tampak dalam mata batin seorang mukmin pastilah menyertakan unsur kesabaran yang tanpa batas.
dan itu semua akan bisa kukuh secara keseluruhan apabila keyakinan sebagai pondasinya telah tertancap di hati sanubari para mukmin sejati sehingga mampu merasuk menembus dinding jiwa sebagai memori lubuk hati yang paling dalam.
dengan satu sandaran yang dapat membuahkan satu buah pemikiran ( Natijah ) bahwa " sabar tak ada batasnya, karna surga tak berbatas "
barang siapa yang membatasi sabar maka ia telah membatasi amalnya sebagai kebanggaan yang disangkanya dapat mengantarkanya kepintu surga kelak.
dan batas kesabaran ada pada ruangan sebelum menginjak pintu surga, yakni neraka.

Senin, 21 Januari 2013

manusia tak uabahnya tanah timbunan yang memiliki karakter kehidupan untuk cukup membuktikan wujud sang maha pencipta, dan sebagai ajang intropeksinya manusia haruslah ingat bahwa semua unsur yang ada pada diri pribadi masing-masing merupakan unsur terendah dari berbagai mahluk ciptaan sang maha penguasa, maliaikat tecitakan dari cahaya, iblis dari api, dan manusia dari segumpal tanah yang proses tampaknya adalah tetesan air hina yang bersua dan bermuara didalam rahim.
lalu manakah kebanggaan yang harus dibangga-banggakan...?
dan manakah derajat tinggi yang diidolakan...?
semua runtuh berbentuk tetesan keringat yang hingga kemudian membentuk partikel-partikel keras menyerupai tanah yang basah oleh air.
oh manusia..! masih pantaskah engkau membusungkan dada...?
masih layakkah orang menyebutmu manusia yang memiliki kesempurnakan oleh karna punya fikiran yang saya kira tak seberapa jenius...?
masih pantaskah engkau menyatakan atas kesuksesanmu...?
oleh karena engkau dikaruniai kekayaan yang melimpah ruwah.....?
gunakanlah akalmu untuk tafakkur, dan tidurlah engkau dalam tafakkur panjangmu, serta bangunlah membawa hasil positif buah dari tafakkurmu yang pasti baik-baik itu.
by : rooney el-battaty

hidup adalah pilihan

coba rubahlah gaya hidupmu dalam menempuh perjalanan semi panjang ini.
rubahlah kebiasaan kirimu dengan kebiasaan kananmu.
jadikanlah malaikat Rokib AS sibuk mencatat masukan amal darimu, dan malaikat Ridwan AS. sibuk dengan menanti ketampananmu, Munkar Nakir AS. takut padamu, serta bukalah pintu untuk Jibril AS. sebagai penebar rahmat dari sang Majikan SWT.
janganlah engkau hidup terbalik dengan mentangan kirikan kepentingan ahiratmu, akan tetapi kedepankanlah fungsi tangan kananmu yang dipenuhi dengan gebyar kebajikan tanpa diketahui oleh tangan kirimu sebagai perakit sumber dosa.
bedakan...!!!
letak antara surga-neraka allah dan surga-neraka dajjal sang penebar fitnah LA.
temukan dengan membidik bahasa antara lughawi / harfiah  dan ma'nawi / majaz serta sastranya.
by : rooney el-battaty

Rabu, 16 Januari 2013

sinar dalam kesesatan


Sinar dalam kesesatan
Tertegun ku berfikir dalam benak sanubari, terlintas olehku seberkas sinar menembus kornea mata batinku....
Aku yang lusuh penuh dengan debu-debu dosa, deburan ombak kemaksiatan, bergumam dalam lisan batinku seraya terhanyut kagum keheranan......
apakah itu...................?
pantaskah aku memandang.....?
Pantaskah aku bermandikan cahaya sinar.........?
lalu apa yang harus aku lakukan.................?
kupandang jauh memandang............!
diatas ada keindahan
dikanan kiri ada keindahan
dibelakang ada keindahan
didepan ada keindahan yang iiiinadah sekali..............!
Tuhan ........!
pantaskah aku memandang, dalam kadaanku yang lusuh hina dina ini...........!
Tuhan...........!
aku tak saggup memandang kemaha suciaamu disela aku tertipu oleh aura hitam yang menyelimuti jiwaku..............!
tapi mengapa engkau perlihatkan aku keindahan yang tiada lagi keindahan selain keindahamnu.............?
ooooohhh..........!
aku tertunduk dalam syukurku
aku terjebak dalam fanaku
barjalan dari khouf ke roja
dari roja ke khouf
hingga tawakkal.....!
disaat itu aku menggigil dalam tawakkalku hingga terantuk pada dinding dinding mustajabmu,
mulutku kelu dalam kepiluan penuh malu
haruskah ku datangi sinar, ketika aku ingin menjauhinya,
ataukah aku  menjauh  ketika aku membutuhkan sinarmu.................?
ya Allahhh..........!
ampunilah aku
aku berserah kepadamu
ibadah dan dzikirku, hidup dan matiku, jiwa dan ragaku sebagai persembahan wujud dalam ketiadaanku.
karena aku ada dalam ketiadaan dan sirna dalam kewujudan
By : rooney el-battaty/ ronie_peta@yahoo.com